Ayo, Ajak Balita Bergerak

 

Balita Anda tidak bisa diam? Terus-terusan bergerak? Jangan distop, Bunda. Cukup diperhatikan saja. Tak usah pusing, karena balita yang bergerak terus merupakan tanda anak tumbuh sehat, secara fisik maupun psikis.

Yang terpenting, jangan lengah mengawasi dan memperhatikannya, agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan atau membahayakan anak. Balita usia ini lagi senang-senangnya beraktivitas fisik, selain tubuhnya menjadi lebih sehat, aktivitas fisik juga dapat melatih otot dan meningkatkan kontrol otot motoriknya.

Melakukan aktivitas fisik juga merangsang pertumbuhan tulang, termasuk meningkatkan kepadatan tulang dan membantu postur tubuhnya. Tentunya aktif bergerak secara terarah dan bertujuan, akan membuat tubuh balita sehat. Banyak aktifitas sehat yang bisa dilakukan balita untuk aktif bergerak. Berikut adalah stimulasi supaya balita Anda dapat bergerak dengan tepat:

Berlari…
Kenapa? Berlari selain mudah dilakukan, mempunyai manfaat besar. Tidak hanya anak bisa berolahraga, namun juga untuk berosialisasi dan berlatih menyelamatkan diri dari situasi berbahaya. Dengan berlari, balita Anda dapat melatih otot-otot kaki agar lebih kuat.

Di mana? Berlari dapat dilakukan di dalam rumah, di halaman, atau sekitar lapangan
perumahan.

Kapan? Dapat dilakukan pagi atau sore hari.

Melompat…
Kenapa? Biasanya balita yang sudah pandai atau lancar berjalan dan berlari, ia akan mulai mencoba belajar melompat. Melompat dapat melatih otot betis dan paha balita serta perut dan punggung. Selain itu melompat dapat melatih keseimbangan tubuh anak dan pernapasan pun jadi lebih lancar.

Di mana? Lakukan di halaman yang cukup luas. Anda juga bisa menyediakan trampolin khusus untuk anak (kerap pula tersedia di playground). Jika ingin dilakukan di dalam rumah, lakukan di atas kasur spring bed. Berdirilah berhadapan dengan posisi anak di atas kasur, dan Anda di samping kasur sambil memegang kedua tangannya, kemudian melompat bersama-sama. Ingatkan anak, jangan melakukan lompatan di kasur tanpa didampingi Anda atau pengasuhnya. Anda juga bisa sambil memasang lagu kesukaan anak agar kegiatan ini lebih menyenangkan.

Kapan? Lakukan sore hari dan tidak setelah anak makan.

Menendang…
Kenapa? Kegiatan yang satu ini dapat bermanfaat untuk menguatkan otot kaki dan serta merangsang persendian kaki anak. Selain itu, menendang dapat melatih keseimbangan tubuh dan kemampuannya untuk memperkirakan jarak dan arah sasarannya. Namun, diperhatikan ya Bunda, jangan sampai ia sembarangan menendang. Bunda dapat mengajarinya dengan menendang bola plastik.

Di mana? Menendang dapat dilakukan di dalam rumah. Sebelumnya, singkirkan barang-barang yang mudah pecah. Siapkan bola plastik dan minta anak menendang bola ke arah dinding yang kosong.

Kapan? Lakukan pagi hari, saat anak Anda mulai aktif bergerak.

Melempar…
Kenapa? Mainan, makanan, dan benda kerap jadi sasaran untuk dilempar anak. Melempar merupakan kegiatan baru yang sangat disukai anak usia 2-3 tahun. Tujuan dari kegiatan melempar ini adalah untuk melatih anak cara menggenggam benda, membuka jemarinya, dan membuat benda tersebut terlontar. Pastikan benda-benda yang akan dilempar merupakan benda yang ringan dan objek yang memang untuk dilempar, seperti bola.

Di mana? Lakukan kegiatan ini di garasi, taman bermain dekat rumah atau di halaman rumah yang luas.

Kapan? Sore hari, ketika Anda sedang mengajak jalan-jalan sore anak Anda.

Memanjat…
Kenapa? Memanjat dapat melatih otot-otot tubuh balita semakin kuat. Otot lengannya kini mampu menahan tubuh dan otot tungkainya sanggup menopang tubuh. Balita bisa memanjat, artinya ia sudah bisa mengkoordinasikan mata, tangan, dan kakinya secara mantap. Selain itu, memanjat dapat mengasah keseimbangan, meningkatkan kesigapan, hingga balita bisa lebih lincah bergerak. Jangan khawatir, tidak perlu membantunya memanjat, biarkan ia berusaha sendiri berdasarkan teknik yang Anda ajarkan, namun pastikan ia selalu dalam pengawasan Anda.

Di mana? Dapat dilakukan di dalam rumah atau kamar, ajak ia memanjat bantal besar atau tempat tidur yang sudah dikelilingi oleh bantal agar tidak berbahaya. Jika sekiranya anak Anda sudah mulai lihai memanjat, ajak ia memanjat di taman bermain yang terdapat banyak permainan yang bisa dipanjat. (seperti monkey bar). Pastikan perhatian Anda selalu tertuju untuk anak ya, Bunda!

Kapan? Lakukan siang hari atau sore hari. Saat anak sedang aktif bermain.

(MON/ERN)

 



Artikel Rekomendasi