4 Dampak Jangka Panjang Memberikan MPASI Sebelum Waktunya

 

Fotosearch


“Kalau diberikan ASI saja, bayinya tidak kenyang. Makanya, usia 2 bulan sudah diberikan buah pisang, dan ia lahap makannya.”

Ini bukan prestasi, Bunda! Sebab, banyak riset membuktikan, pemberian Makanan Pendamping ASI (MPASI) kepada bayi terlalu dini atau sebelum waktunya (sebelum bayi berusia 6 bulan) berisiko 6 kali lebih besar menyebabkan obesitas. Dampaknya bisa terlihat ketika ia berusia 3 tahun. Obesitas baru satu dampak negatifnya, masih ada yang lain lho!  Berikut adalah dampak jangka panjang dari memberikan MPASI terlalu dini atau sebelum waktunya : 

1. Obesitas terjadi akibat bayi menerima tambahan kalori ekstra dari MPASI. Padahal, jumlah kalori makanan padat dan susu formula melebihi jumlah kalori yang ia butuhkan. Hanya ASI yang dapat memenuhi kebutuhan kalori bayi secara lengkap dan seimbang. Pemberian MPASI secara dini juga mengajarkan pola makan yang tidak sesuai dengan kebutuhan tubuh. Konsekuensi pada usia-usia selanjutnya adalah terjadi kelebihan berat badan atau kebiasaan makan terlalu banyak.

2. Hipertensi, yang disebabkan asupan garam natrium dari MPASI yang sangat tinggi.

3. Arteriosklerosis, yaitu gangguan pada pembuluh darah arteri, akibat konsumsi kolesterol dan lemak berlebih dari MPASI.

4. Alegi makanan. Belum matangnya system kekebalan usus bayi, menyebabkan risiko alergi lebih kerap terjadi.


(NAT)


Baca Juga:
Tanda Bayi Siap MPASI
5 Manfaat Memasukkan Tangan Ke Mulut Bayi Bayi
Ternyata, Makan dan Menyusu Lahap, Pertanda Bayi Bahagia

 



Artikel Rekomendasi