6 Makanan Padat Pertama yang Aman untuk Bayi

 



Foto: Pixabay

Tak terasa bayi tumbuh dengan cepat. Awalnya hanya mengandalkan ASI, lalu setelah enam bulan ia pun membutuhkan tambahan asupan demi memenuhi kebutuhan energi dan nutrisinya. Jika bayi sudah bisa duduk dan mengontrol kepalanya, serta tertarik melihat makanan atau berusaha meraih makanan yang disodorkan maka ia sudah siap untuk mendapatkan makanan padat pertamanya. Apa saja yang bisa dicoba? Berikut enam makanan padat pertama untuk bayi.
 
1. Pure buah dan sayur
Dilansir dari Nutrition.org.uk, sayuran maupun buah-buahan yang dihaluskan adalah pilihan makanan padat pertama bayi terbaik. Misalnya brokoli, wortel, bayam, lobak, kacang hijau, tomat, pisang, apel, pir, manga, nanas, peach, stroberi, melon, atau avokad. Sebaiknya berikan satu jenis makanan padat, misalnya sayur saja atau buah saja, untuk memenuhi kebutuhan nutrisi bayi. Selain memperkaya indra pengecapnya, Bunda juga jadi tahu bahan makanan apa yang jadi favorit si kecil.

Buah dan sayur juga bisa disajikan dalam potongan kecil seukuran jari-jarinya (istilahnya finger food) sehingga ia bisa menikmati acara makan sambil mengenal tekstur. Jangan lupa kukus atau rebus bila sayuran bertekstur keras. Biarkan si kecil 'bermain' dengan makanannya agar terbiasa dan tidak terpaksa buat menghabiskannya.

2. Mengandung protein
Makanan mengandung protein seperti olahan ikan, daging sapi, daging ayam, kacang-kacangan, serta telur bisa dipilih. Temukan resep-resep unik MPASI yang bisa dicoba di Ayahbunda sebagai variasi makanannya sehari-hari—tentunya dalam porsi bersahabat, ya.

3. Biskuit
Berdasarkan artikel dari Betterhealth.vic.gov.au, biskuit khusus bayi juga bisa dipilih sebagai alternatif. Tinggal campur dengan air hangat, ASI, atau susu formula untuk menghaluskan teksturnya agar si kecil tidak mengalami sembelit.

4. Makanan kaya zat besi
Bahan makanan mengandung zat besi penting untuk perkembangann dan mencegah kekurangan nutrisi pada bayi. Selain aneka daging, zat besi juga bisa ditemukan pada kacang-kacangan, tahu, sayuran hijau, serta telur yang sebenarnya agak sulit diserap. Di sisi lain, Vitamin C dari buah dan sayur membantu penyerapan zat besi dari bahan makanan non-daging.

5. Aneka karbo
Masih dari artikel Nutrition.org.uk, bayi juga bisa mengonsumsi bubur, nasi, pasta, roti, gandum, ubi, maupun kentang. FYI, karbohidrat padat nutrisi akan membantu mengoptimalkan pertumbuhan si kecil serta mempertahankan berat badan yang ideal.

6. Kaya kalsium
Kandungan kalsium dapat ditemukan pada produk olahan susu. Makanan yang dianjurkan untuk bayi adalah yoghurt tanpa pemanis serta keju. Kalsium dibutuhkan si kecil untuk menjaga sekaligus memperkuat pertumbuhan tulang dan giginya.


ALICE LARASATI


Baca juga:
Ikan Dori untuk Makanan Bayi
4 Manfaat Sarapan untuk Anak
Perlengkapan MPASI Wajib Punya

 



Artikel Rekomendasi