Langkah Mudah Merawat Kulit Bayi Agar Selalu Sehat

 


Merawat kulit bayi bukanlah perkara mudah. Paparan debu, perubahan cuaca, gigitan nyamuk, hingga salah pilih produk perawatan, berisiko membuat kulit buah hati Anda yang halus dan lembut menjadi iritasi dan kemerahan. Bunda tentu tidak ingin gangguan kesehatan kulit ini mengusik kenyamanan bayi Anda, kan? Maka dalam merawat kulit bayi terutama new born Anda harus ekstra hati-hati dan memperhatikan aturannya.

“Kulit bayi memiliki lapisan lebih tipis dan jaringan ikatnya lebih longgar dibandingkan kulit orang dewasa hal ini menyebabkan kulit bayi lebih rentan terkena infeksi baik itu pada musim pancaroba ataupun tidak,” kata Dokter Spesialis Anak, dr. S.T. Andreas, M.Ked(Ped), Sp.A , dalam Ayahbunda Ask the Expert bersama bambi, yang bertajuk “Jaga Imunitas & Kulit Bayi agar Bebas Masalah.”

Ia menjelaskan bahwa, bayi sebenarnya tidak membutuhkan banyak produk perawatan. Agar kulit selalu sehat, Bunda cukup menjaga kebersihan dengan rutin memandikan bayi dan menutrisi lapisan barrier dari luar dengan pelembap atau salep yang mengandung zink.

Gampang kan, Bun? Tapi tunggu dulu, memandikan bayi ada jam dan aturannya, tidak bisa disamakan dengan anak yang sudah besar. Balita disarankan rutin mandi 2 kali sehari pagi dan sore setiap hari, sedangkan bayi di bawah 3 bulan, cukup mandi di pagi hari menggunakan waslap.

dr. Andreas juga mengatakan bahwa pada dasarnya, new born tidak memiliki jadwal mandi yang rutin, tetapi ia menyarankan para Bunda untuk tetap memandikan bayi baru lahir sekitar 3  sampai 4 kali dalam seminggu di pagi hari. Jika tali pusar belum puput, bayi tidak disarankan untuk mandi dengan sabun, cukup dibasuh dengan air saja. Setelah itu, jangan lupa  mengoleskan pelembap bayi.

Memiliki bayi tentu tidak boleh melewatkan waktu berjemur di pagi hari. Sinar ultraviolet dalam kadar tertentu dapat membentuk vitamin D di dalam tubuh, yang bermanfaat untuk meningkatkan imunitas tubuh dan kesehatan tulang bayi, serta merangsang kerja hatinya sehingga tubuh bayi bisa memecah bilirubin yang membuat tubuhnya kuning.

“Berjemur wajib dilakukan, tapi tetap ada plus minusnya. Terpapar sinar matahari berisiko menyebabkan kanker kulit. Oleh karena itu, berjemur aman dilakukan bayi sebelum jam 10 pagi. Jangan lupa mengoleskan sunscreen dan pelembap untuk melindungi kulit bayi dari paparan sinar matahari,” papar dr. Andreas.

 



Debbyani Nurinda

 



Artikel Rekomendasi