Perawatan Tali Pusat

 

Selamat menjadi Ayah dan Bunda baru! Setelah bayi lahir, Anda akan mendengar banyak saran-saran ‘aneh’ dari orang tua, mertua, bahkan tetangga yang sudah berpengalaman melahirkan. Salah satunya adalah perawatan tali pusat bayi yang harus ditutup koin agar tidak bodong. Ini mitos ya, Bun. Merawat tali pusat bayi adalah untuk mencegah terjadinya infeksi. Koin adalah benda kotor dan berbakteri yang jika digunakan sebagai penutup tali pusat malah akan membuat infeksi. Sebenarnya perawatan tali pusat sangat sederhana. Hanya saja butuh ketelatenan Bunda. Simak tipnya.

Dibersihkan hanya dengan air
Bersihkan tali pusat bayi 2 kali dalam sehari atau saat mandi pagi dan mandi sore. Bersihkan dengan air matang namun hindari tali pusat terendam oleh air karena khawatir akan lembab dan sulit dikeringkan. Disarankan memandikan bayi di atas handuk atau diseka. Sebelum membersihkan, pastikan tangan Anda bersih. Hindari menggunakan alkohol, obat luka, salep, sabun, dan ramuan-ramuan tertentu untuk membersihkan atau perawatan tali pusat bayi karena kulit bayi masih sangat sensitif. Kecuali jika disarankan oleh dokter atau bidan.

Pastikan selalu dalam keadaan kering                                                               
Sebelum mengenakan pakaian atau ‘gurita’ bayi, pastikan tali pusat dalam keadaan kering. Untuk membantu mengelap tali pusat, gunakan kapas yang bersih dan steril. Cara membersihkannya tidak dengan cara digosok, tekan-tekan secara lembut bagian pusar dan tali pusatnya. Ketika sudah kering, lebih baik tutup tali pusat dengan kasa kering dan steril, bukan dengan plester karena akan mudah lembab dan basah. Popok atau pakaian bayi jangan sampai menutupi tali pusat agar tali pusat terhindar dari rembesan air kencing bayi.

Tidak melepas dengan paksa
Pada umumnya, tali pusat bayi akan lepas 10-20 hari setelah kelahiran dan bisa lebih cepat atau lebih lama dari itu. Selama tidak ada tanda-tanda infeksi, hal tersebut masih wajar. Meski tali pusat sudah hampir lepas, biarkan tali pusatnya putus sempurna dengan sendirinya. Tugas Anda hanyalah membersihkan dan memastikan tali pusatnya kering. Tanda tali pusat akan lepas biasanya akan berubah menjadi warna hitam.

Tak perlu melepas jepitan tali pusat
Setelah bayi lahir, dokter atau bidan akan memotong tali pusat bayi dan menjepitnya. Jepitan ini yang membantu agar tali pusat bisa lepas dengan sendirinya. Anda tak perlu membuka jepitan tersebut. Anda hanya perlu memastikan jepitan tersebut dalam keadaan kering dan bersih. Ketika akan membersihkan jepitannya, gunakan kapas yang baru bukan kapas yang digunakan untuk membersihkan tali pusat. Jadi siapkan beberapa kapas yang bersih agar tidak terjadi infeksi.

Tanda-tanda ada infeksi tali pusat
Infeksi tali pusat bisa saja terjadi. Segera konsultasikan pada dokter atau bidan Anda ketika tanda-tanda infeksi ini muncul.
  • Tercium bau busuk.
  • Keluar cairan kuning terus menerus.
  • Bayi sering menangis saat Anda membersihkan tali pusatnya.
  • Daerah pusar bayi terlihat merah dan bengkak.
  • Bayi demam.
  • Tali pusat berdarah terus menerus.
(DIN/ERN)
 

 



Artikel Rekomendasi