Perkembangan Otak Bayi

 

Otak berkembang cepat di tahun pertama. Inilah bagian-bagian otak dan fungsinya dalam perkembangan kecerdasan dan mental bayi.

Batang otak. Bayi 4 bulan sudah bisa mengisap jemari, bernafas tenang, dan jantungnya berdetak teratur. Semuanya diatur batang otak –lapisan terdalam kelopak otak. Bagian ini berkembang sejak awal kehamilan, dan berakhir di sumsum tulang belakang. Fungsinya mengatur gerakan-gerakan kecil seperti menelan sari buah, mengemut ibu jari, dan menjejak-jejakkan kaki, dan fungsi dasar seperti bernafas, detak jantung, dan metabolisme. Bagian otak ini juga mengendalikan gerakan bayi yang kian kompleks, seperti meraih mainan atau menjumput sesuatu untuk dimasukkan ke mulut. Di batang otaklah terdapat memori semua jenis refleks.

Sistem Limbik. Mood bayi diatur di sistem limbik –di dalam batang otak. Sistem Limbik berhubungan dengan emosi bayi dan menjadi aktif jika perasaan bayi berubah; senang, marah, takut, berani. Sistem limbik mengalirkan sinyal-sinyal  langsung ke batang otak,  lalu mengendalikan reaksi tubuh sesuai perasaan yang ditimbulkan: jantung berdebar dan lutut lemas ketika takut, air mata menetes dari mata ketika sedih, dan bayi tertawa karena gembira melihat Anda.

Syaraf Cermin. Bagi bayi  5 bulan, tak ada figur yang lebih dikaguminya selain bundanya. Seringkali bayi mengajak bermain.  Ketika Anda tertawa, bayi tertawa.  Ketika Anda berbicara,  bayi juga ikut membuka mulut seolah hendak menjawab. Dan, ketika Anda menggerutu, bayi juga ikut marah!  Yang bertanggung jawab untuk permainan ini adalah sel-sel syaraf  di dalam otak yang disebut Syaraf Cermin. Syaraf Cermin aktif ketika bayi  melihat orang lain melakukan sesuatu. Dengan cara itu, bayi belajar memperhatikan dan meniru.

Otak Besar atau Cerebrum. Bayi Anda mulai merayap dan sebentar lagi akan belajar merangkak. Semua itu bisa berhasil berkat otak besar. Di sini “bersembunyi” segala yang kita pelajari dalam perjalanan kehidupan, mulai dari merangkak, berjalan, hingga mengejar kucing. Selanjutnya kemampuan seseorang akan semakin canggih: bisa menyetir mobil, mengunduh internet, dan menyeimbangkan tubuh. Bayi juga akan seperti itu kelak. Kata kuncinya adalah, apa yang telah ia kuasai akan “disimpan” Otak Besar dan akan “dipanggil” lagi bila dibutuhkan sehingga terasa lebih mudah. Bila digabungkan dengan Sistem Limbik, saat bayi menguasai suatu keterampilan baru, biasanya perasaannya akan gembira.

Frontal Lobe. Bayi usia 12 bulan tidak merasa takut ketika diayun di udara oleh ayahnya. Mengapa? Karena, dia tahu bahwa dia dapat mengandalkan ayah. Pengalaman-pengalaman bersama ayah selama ini disimpan bayi di dalam  Frontal Lobe, bagian otak yang terletak di otak besar. Di sini tersimpan  data-data menyangkut gambaran tentang diri sendiri, tentang orang lain dan tentang dunia. Inilah bagian otak yang membentuk seseorang menjadi manusia dengan kepribadian masing-masing. Bagian ini dibentuk oleh pengalaman masa kecil. (me)

Baca juga:
Kinerja Otak Anak Berawal dari Gizi
Sentuhan Mencerdaskan Bayi
Ukuran Kepala Bayi
Aktvitas Stimulasi Otak Bayi
Peta Otak Bayi
Merangsang Otak Bayi

 



Artikel Rekomendasi