8 Tip Lancar Menyusui untuk Ibu Baru

 

Foto:  Pexels / NIKOLAY OSMACHKO

 

Menyusui bisa menjadi sebuah tantangan tersendiri bagi ibu yang baru melahirkan untuk pertama kalinya. Kecemasan dan kebahagiaan bercampur aduk saat berusaha memberikan ASI bagi si kecil. Usaha harus terus dilakukan dengan kondisi tubuh Bunda yang belum pulih sepenuhnya pascapersalinan sementara waktu istirahat pun selalu kurang. Yuk, coba 8 tip lancar menyusui yang dilansir oleh www.webmd.com berikut ini.
 

Anda makan = memberi makan si kecil
Untuk menjaga persediaan ASI selama menyusui eksklusif dan kesehatan Anda sendiri, Bunda perlu mendapatkan sekitar 300-500 kalori per hari lebih banyak dari kebutuhan normal. Oleh karena itu, jangan buru-buru ingin mengembalikan berat badan seperti sebelum kehamilan. Diet terbaik untuk ibu menyusui adalah diet normal, sehat, dan seimbang yang didapat dari buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian.

 

Tunggu sebelum menggunakan botol
Pemberian susu menggunakan botol dapat ditunda selama ibu masih bisa menyusui secara langsung, terutama pada beberapa minggu pertama kelahiran. Untuk meningkatkan persediaan produksi ASI, bayi harus melakukan semua isapan sebanyak mungkin di payudara. Akan lebih baik bila bayi yang mengosongkan payudara Anda daripada memompanya. Anda bakal menghasilkan lebih banyak ASI sebagai respons dari sinyal yang diberikan si kecil. 

 

Apakah herbal membantu?
Beberapa tumbuhan dianggap memiliki efek meningkatkan produksi ASI. Salah satunya adalah fenugreek atau kelabat yaitu benih yang sering digunakan dalam memasak. Suplemen lain yang umum digunakan adalah milk thistle atau silymarin (jamu yang dibuat dari sari bibit tanaman Silybum marianum). Belum ada penelitian lebih lanjut mengenai kedua suplemen tersebut apakah benar-benar dapat merangsang produksi ASI, tetapi mereka umumnya dianggap aman untuk dikonsumsi saat menyusui. Penting untuk berkonsultasi dengan dokter Anda sebelum menggunakan suplemen herbal apa pun.

 

Makanan dan ASI
Anda tidak perlu mengonsumsi makanan tertentu untuk menghasilkan ASI lebih banyak. Cukup konsumsi makanan seimbang yang mencakup beragam sayuran, buah-buahan, biji-bijian, protein, dan sedikit lemak. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa bawang putih, bawang bombay,, dan mint membuat rasa ASI berbeda sehingga merangsang bayi Anda untuk menyusu lebih banyak. Semakin sering menyusu tentunya membuat produksi ASI lebih banyak. Jika si kecil mengalami perut kembung dan bergas akibat brokoli, kol, atau kacang-kacangan yang Anda makan, coba hindari dulu makanan tersebut.

 

Tingkatkan mood saat memompa
Hasil memompa ASI mungkin tidak sebanyak bila bayi menyusu langsung karena. Untuk membangkitkan mood sesaat sebelum memompa di kantor, cobalah melihat gambar bayi Anda, mendengarkan rekaman suaranya, atau menghirup aroma dari selimut atau baju tidurnya, misalnya.

 

Pijat payudara saat menyusui
Pijat payudara membantu meningkatkan volume dan kandungan lemak susu Anda. Ketika bayi Anda sedang nyaman menyusu, pijat sekitar payudara Anda kemudian sedikit lebih jauh ke arah puting susu, dan tunggu bayi Anda untuk menelan ASI secara perlahan. Kemudian pijat area lain dari payudara yang sama, dan tunggu si kecil untuk lebih banyak menelan. Lalu ulangi dan ulangi lagi hingga akhirnya si kecil kenyang.

 

Kenali obat penurun produksi ASI
Beberapa obat dapat memengaruhi proses menyusui. Obat-obatan yang bisa mengurangi suplai ASI di antaranya antihistamin dan dekongestan, diuretik, kontrasepsi hormonal yang mengandung estrogen, dan beberapa obat penurun berat badan. Periksa dengan dokter Anda tentang alternatif jenis-jenis obatan ini agar produksi ASI tak terganggu.

 

Temui ahli
Jika Bunda masih kesulitan untuk menyusui, seorang profesional yang berpengalaman dan tidak menghakimi bisa menjadi penyelamat. Pertimbangkan untuk menemui konsultan laktasi yang siap memberikan berbagai nasihat terkait perlekatan saat menyusui dan perawatan terbaik lainnya bagi ibu baru.

 



Artikel Rekomendasi