Jika Bayi Kelelahan

 

Seiring dengan hilangnya pengaruh gerak refleks, bayi-bayi di rentang usia ini memiliki kontrol yang makin baik terhadap gerak anggota tubuhnya. Selain lebih terarah, gerakan yang dimilikinya pun makin variatif. Tanda-tanda lelah yang mereka tunjukan kini juga lebih mudah dikenali.

Tanda-tanda bayi lelah:
  • Rewel dan minta perhatian terus-menrus.
  • Cengeng dan menjerit.
  • Menggosok-gosok matanya.
  • Menarik-narik telinga, hidung atau rambutnya.
  • Menabrak orang atau benda karena sudah tidak fokus.
  • Menguap.
Anda sebaiknya:
  • Hentikan kegiatan yang sedang berlangsung baik yang sedang dia lakukan sendiri maupun bersama Anda. Lakukan dengan lembut.
  • Ajak bayi ke tempat yang aak sepi, misalnya ke kamar tidur, untuk membatnya lebih tenang.
  • Periksa kondisi atau kebersihan tubuh dan bajunya. Jika perlu, ganti bajunya yang kotor atau basah oleh keringat.
  • Letakkan dia di dalam boksnya. Bacakan cerita pengantar tidur sampai bayi relaks lalu biasanya tertidur.
  • Jika dia tidak mau tidur atau hanya ingin relaks, baringkan dia di sisi Anda dan pandanglah langit-langit kamar bersamanya dalam suasana diam. Sesekali, belau tubuhnya, pandang matanya dan tersenyumlah padanya.
Bila terabaikan:
Bayi akan tampak sangat manja pada Anda atau pengasuhnya. Dia mungkin ingin digandeng atau digendong terus dan tetap rewel walau Anda sudah membujuk dan menggendongnya berkeliling. Bahkan, dia bisa berontak di dalam gendongan Anda sambil menggeleng-gelengkan kepalanya, melempar mainan dan menolak makanan yang ditawarkan padanya. Pendeknya, dia tidak senang dengan apapun yang Anda lakukan untuk menghibur atau membuatnya nyaman.

Membaca Tanda Bayi Lelah




 



Artikel Rekomendasi

post4

Tips Menjaga Kesehatan Kulit Bayi

Agar tetap sehat, kulit bayi dan balita harus tetap dijaga dengan perawatan yang benar. Penggunaan lotion, sabun, makanan, bahan pakaian, juga menjadi perhatian. Baca tip-tipnya.... read more