Terjemahkan Tangisan Bayi Baru Lahir

 

Dokumentasi Ayahbunda

Berbagai kekhawatiran berkecamuk saat mendengar bayi menangis. Jika tak benar-benar memahami arti tangis bayi, atau Anda telanjur panik, maka bisa saja tangis bayi tak kunjung berhenti karena Anda keliru meresponnya. Risiko menghadapi tangis bayi berkepanjangan adalah bisa membuat Anda stres karena merasa “gagal” akibat tak bisa memahami bayinya sendiri.

Cepat paham tangis bayi baru lahir…
-    Pahami 5 “bahasa” tangisan bayi baru lahir, “nih”= lapar, “owh”= mengantuk, “hih”= tak nyaman (popok basah, kedinginan, dan lain-lain), “iir”= butuh sendawa.

-    Tetap tenang, ajak bayi bercakap-cakap ambil mencek kondisinya, misalnya “Kenapa sayang, popokmu basah? Atau adik mau menyusu?” kadang-kadang suara tenang ibu dapat menenangkan bayi yang gelisah.

-    Percaya pada instink keibuan saat Anda mencari tahu apa yang diinginkan bayi. Melalui proses, dalam beberapa minggu Anda akan memahami arti tangis bayi.

(LAD/ERN)
 

 



Artikel Rekomendasi