CERDIK Siapkan Kehamilan

 


Melihat foto bayi-bayi selebrita yang lucu seliweran di timeline Anda, rasanya tak sabar untuk segera hamil. Mempersiapkan kehamilan ternyata tak cukup hanya dengan melakukan hubungan seks secara teratur dan makan makanan yang mengandung asam folat. Anda juga harus meninggalkan gaya hidup sedentary alias bergerak yang menjadi pencetus berbagai penyakit tidak menular berbahaya.

Indra Rizon, SKM, M.Kes dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) menyebutkan bahwa empat tahun ini telah terjadi pergeseran pola penyakit di Indonesia. Jika dulu pasien yang datang ke pusat layanan kesehatan untuk berobat penyakit menular, kini trennya berganti dengan Penyakit Tidak Menular (PTM). Contohnya, penyakit jantung, kanker, hipertensi, dan diabetes mellitus.

Jika sebelum hamil sudah terkena PTM, maka  Anda harus lebih ekstra dalam menjaga kehamilan. Bagi yang belum terkena PTM, masih dapat terhindar dengan selalu melakukan aksi CERDIK.  Program CERDIK ini merupakan bagian dari GERMAS (Gerakan Masyarakat Sehat) yang digalakkan Kemenkes RI.

Cek kesehatan secara berkala
Pemeriksaan kesehatan yang dianjurkan oleh Kemenkes RI meliputi cek tekanan darah, tes gula darah, kolestrol, berat badan serta mengukur lingkar perut. Dapat dilakukan di Puskesmas atau rumah dakit. Lakukan selama 3-6 bulan sekali. Bagi Anda yang merencanakan kehamilan, penting untuk selalu cek kesehatan.

Enyahkan asap rokok
Ada 4.000 racun yang terdapat pada sebatang rokok. Yang paling dekat dengan kehidupan sehari-hari berupa asam asetik (biasa digunakan untuk pembersih lantai), formalin (pengawet kodok, serangga, dan jenazah), hidrogen sianida (zat untuk racun tikus), dan sodium hidroksida (penghilang bulu ketiak dan kaki).

Rokok selain mengganggu pernapasan, dapat menurunkan kualitas sperma pria. Bagi wanita perokok pun akan mengurangi tingkat kesuburan serta berpotensi mengalami cacat janin.

Rajin beraktifitas fisik
Jika Anda tergolong orang yang jarang atau malah tidak pernah olahraga, penting untuk meluangkan waktu sebanyak 30 menit sehari untuk beraktifitas fisik. Aktifitas fisik akan efektif membakar kalori dan meningkatkan kebugaran apabila dilakukan secara rutin dan terukur. 

Jika Anda pekerja kantoran, kurangi kebiasaan menggunakan lift untuk turun atau naik 1 lantai. Menjadi anggota pusat kebugaran akan sangat membantu Anda untuk disiplin berolahraga. Olahraga teratur dengan porsi tepat juga efektif menurunkan hormon stres dan menggantinya dengan hormon rasa gembira.
 
Diet yang seimbang
Diet bukan hanya dilakukan agar tubuh menjadi langsing. Jarum timbangan yang lebih sering bergeser ke kanan dapat membuat Anda kian stres. Anda yang mengalami stress eater akan  (lagi-lagi) menghibur diri dengan makanan. 
 
Lakukan diet dengan tujuan tubuh Anda sehat, langsing itu bonus. Untuk diet yang dianjurkan Kemenkes RI yaitu mengurangi Gula Garam Lemak atau GGL. Rumus GGL yaitu batasi konsumsi gula maksimal 50 gr (setara 4 sendok makan) dalam sehari, garam sebanyak 5 gr natrium (setara 1 sendok teh), dan konsumsi lemak maksimal 5 sendok makan.

Bila Anda merasa tidak yakin dengan pola makan yang akan Anda terapkan, kunjungi dokter ahli gizi klinis. Dokter akan menyarankan pola makan dan porsi olahraga yang tepat untuk Anda. 

Istirahat cukup
Kebutuhan tidur berdasarkan usia berbeda-beda. Untuk Anda yang berusia 18 tahun hingga 40 tahun membutuhkan tidur selama 7-8 jam dalam sehari.

Saat Anda kurang tidur, tubuh pun akan mudah lelah, hilang konsentrasi, mudah marah, dan keseimbangan hormon di dalam tubuh terganggu.
Agar Anda senantiasa mendapat istirahat yang cukup, kurangi atau tidak mengonsumsi kopi/teh tiga jam sebelum tidur, tetapkan jam tidur sesuai jadwal, dan matikan gadget begitu Anda masuk ke dalam kamar.

Kelola stres
Stres tidak hanya berasal dari pekerjaan maupun urusan rumah tangga. Bagi Anda yang tinggal di kota besar rentan mengalami stres akibat macet sebelum maupun sesudah pulang  kantor. 

Seseorang yang mengalami stres lebih mudah tersinggung, tidak bisa tidur nyenyak atau malah terlalu banyak tidur, sulit konsentrasi, dan akan memiliki keluhan sakit kepala, punggung dan sakit perut.

Selalu kelola stres dengan senantiasa dekat pada Tuhan YME, curhat pada orang terdekat dan membiasakan diri untuk selalu berpikir positif serta banyak bersyukur. 

Ketika Anda melakukan aksi CERDIK, bukan tak mungkin peluang Anda untuk memperoleh buah hati lebih cepat.

Maria Soraya Az Zahra

 

 



Artikel Rekomendasi