Waspadai Gangguan di Masa Nifas

 

Foto: freepik


Gangguan di masa nifas terkadang muncul tanpa disangka-sangka. Penyimpangan mungkin saja terjadi di masa nifas. Tapi ada langkah yang bisa Anda lakukan agar gangguan di masa nifas bisa diminimalkan

- Anemia. Banyak ibu yang mengalami anemia selama masa nifas. Biasanya penyebab utamanya adalah infeksi. Apalagi bagi mereka yang ketika persalinan mengalami perdarahan, proses yang sangat lama, atau bisa jadi si ibu sudah menderita anemia sejak masa kehamilan.     

Waspadai: perdarahan berkepanjangan, anemia yang tidak segera di atasi.      Pencegahan: konsumsi cukup kandungan zat besi dan vitamin sebelum dan selama hamil.

- Perdarahan. Risiko ini bisa saja terjadi segera setelah proses persalinan selesai. Khususnya pada dua jam pertama setelah persalinan.    
 
Waspadai: tinggi rahim naik, tekanan darah menurun, denyut nadi cepat.    Pencegahan: pantauan cermat dokter atau bidan selama dua jam pertama setelah persalinan atau lebih, sering buang air kecil dan lakukan inisiasi menyusu dini agar kontraksi rahim berjalan dengan baik.


- Pre-eklampsia atau eklampsia. Risiko ini dikenal juga sebagai 'keracunan' kehamilan dan sudah banyak ibu-ibu yang mengalaminya. Risiko ini juga menjadi penyebab nomor satu kematian ibu melahirkan di Indonesia. Gejalanya bisa muncul sejak hari pertama masa nifas hingga hari ke-28.

Waspadai: tekanan darah melonjak tinggi, pembengkakan kaki dan kandungan protein tinggi dalam urin, karena bisa menyebabkan pembuluh darah otak pecah dan pembengkakan paru-paru.
Pencegahan: terapkan pola makan sehat dan seimbang, batasi konsumsi makanan berlemak dan kolesterol tinggi, periksa rutin kehamilan


- Infeksi. Jika Anda melakukan hubungan seksual sebelum rahim Anda benar-benar bersih, maka Anda berisiko terkena infeksi, karena kotoran yang seharusnya dikeluarkan kembali masuk ke dalam rahim.

Waspadai: muncul demam tinggi, cairan lokia berbau tidak sedap atau berubah warna yang tidak lazim, muncul gejala perdarahan, nyeri pada vagina dan perineum.
Pencegahan: jangan tergoda berhubungan seks sebelum masa nifas betul-betul berakhir, jaga kebersihan dan kesehatan daerah sekitar vagina, ganti pembalut sesering mungkin.

 



Artikel Rekomendasi