12 Aturan Sebelum Berenang

 

amankah berenang saat hamil?
Foto: FREEPIK

Hamil tidak perlu menghalangi Anda untuk tetap aktif dan berolahraga, terutama jika tidak ada indikasi kesehatan yang menyebabkan Anda perlu beristirahat atau bed rest. Seperti pernah diungkap Prof. Dr. dr. Dwiana Ocviyanti, SpOG(K), hamil bukan sakit, jadi silakan melakukan aktivitas-aktivitas seperti biasa.
 
Olahraga sangat baik bagi ibu hamil. Salah satu olahraga yang bisa menjadi pilihan Anda adalah berenang, yang baik untuk menguatkan jantung ibu hamil. Renang juga bisa melancarkan peredaran darah, menguatkan otot, dan membangun daya tahan tubuh.
 
Baca juga: Aturan Main Berolahraga Saat Hamil
 
Agar aman, ingat aturan ini sebelum Anda mencebur ke kolam renang, ya, Bunda: 


- Konsultasi ke dokter kandungan jika Anda tidak biasa berenang sebelumnya. Jika sudah rutin berenang sejak sebelum hamil, silakan teruskan.
 
- Berenang sebelum pukul 09.00 atau sesudah pukul 16.00 untuk menghindari sinar ultra violet. 

- Makan minimal 1 jam sebelumnya, agar tidak mual atau muntah. 

- Lakukan peregangan sebelumnya, agar tidak mengalami kram atau cedera. Tiap selesai berenang, akhiri dengan pendinginan, dan jangan langsung beraktivitas. 

Baca juga: Pemanasan Sebelum Berenang
 

- Jangan loncat saat masuk ke air. Tekanan air ke vagina berisiko merusak selaput pelindung janin. Turun lewat tangga dengan hati-hati. 

- Berenang setiap 1 lap (lintasan) dengan santai dan tidak cepat-cepat. Istirahat sejenak sebelum lap ke-2. Ukur lagi kemampiuan Anda, jangan memaksakan diri. 

- Jangan tahan napas terlalu lama di air. Janin bisa kekurangan oksigen. 

- Jaga asupan cairan, jangan lupa cukup minum air di sela-sela aktivitas berenang Anda. 

- Berenang di kolam renang, bukan di laut agar lebih aman. 

- Zat kimia klorin di dalam kolam renang tiak berbahaya asalkan kadarnya normal. 

- Kenakan baju berenang bikini, tankini, atau model one-piece yang bagian perutnya tidak ketat. Jika baju berenang sudah terasa sempit, sebaiknya beli lagi yang baru. 

- Jika tidak bisa berenang, jalan-jalan di air atau melakukan gerakan kaki mengayuh juga baik bagi kesehatan Anda. 

- Di masa pandemi, Anda perlu hati-hati. Pastikan kolam renang tidak ramai dan ketat mendata pengunjung dan menerapkan protokol kesehatan. Batasi waktu berenang, untuk menghindari terlalu lama kontak dengan orang lain.   

Bunda, informasi seputar olahraga dan berenang bisa Anda tonton di Video Series 9 Bulan yang Menakjubkan di YouTube AYAHBUNDA magz. Klik di sinisubscribe untuk mendapatkan konten-konten seputar kehamilan lainnya di tiap trimester secara reguler. Cek Instagram @ayahbunda_Facebook AYAHBUNDA, serta website www.ayahbunda.co.id). 

Baca juga:
Tenis Meja Atau Berenang?
Usir Lesu dengan Berolahraga
Agar Ibu Hamil Aman saat Olahraga di Rumah
9 Hal Wajib Tahu Jika Ibu Hamil Ingin Berolahraga Rutin

Updated: Januari 2022
Foto: Freepik


 

 


Topic

#9BulanYangMenakjubkan #Kehamilan #trimesterkedua



Artikel Rekomendasi