8 Tanda Anda Hamil

 

Fotosearch

Jika suatu hari Anda mengalami gejala-gejala ini cobalah segera memeriksakan diri ke dokter. Bisa jadi gejala yang dirasakan adalah tanda Anda akan segera memiliki anak. Berikut 8 tanda kehamilan yang sering dialami calon Bunda.

Perut Kembung
Akibat meningkatnya hormon progesteron, kandungan gas ibu hamil lebih banyak, sehingga menyebabkan perut kembung dan lebih sering buang angin. Ini mungkin bisa mengganggu aktivitas, terutama bila Anda bekerja.

Atasi dengan:
Menghindari asupan yang memicu timbulnya gas, seperti brokoli, kembang kol, kacang-kacangan, kubis, makanan berlemak. Ini penting untuk memperlambat proses pencernaan yang membuat perut menjadi cepat kembung.


Mual
Ibu hamil yang mengalami mual pada awal kehamilan adalah wajar. Meski begitu tidak semua ibu hamil mengalaminya. Bidan Yesie Aprillia, S.Si.T, M.Kes., penulis dan pemilik 'Klinik Bidan Kita' mengatakan, mual merupakan pertanda tubuh sedang melakukan adaptasi terhadap perubahan hormonal kehamilan serta pengaruh psikis calon ibu yang terjadi selama hamil.

Atasi dengan:
Kenali pencetus mual, dan hindari. Misal, hindari makanan atau wewangian yang berbau menyengat.


Mood Swing
Anda mungkin kerap merasa tidak percaya diri akibat belum percaya sebentar lagi akan menjadi seorang ibu, lalu mengalami perubahan suasana hati menjadi sedih, kesal, dan gembira. Menurut Dra. Risa Kolopaking, Psi., Msi., penulis dan psikolog di RSIA Hermina Bekasi, ini normal akibat aktivitas hormon kehamilan memengaruhi suasana hati calon ibu menjadi naik-turun.

Atasi dengan:
Berisitirahat cukup, bicarakan masalah dengan pasangan dan keluarga agar Anda mendapat dukungan, banyak membaca bacaan dari sumber terpercaya untuk mengurangi rasa khawatir dalam persiapan memiliki anak.


Nyeri Perut
Sudah telat haid, tapi perut terasa nyeri, seperti menjelang menstruasi. Ini merupakan salah satu dari kondisi hamil yang membuat calon ibu mesti beradaptasi akibat aktivitas dan peningkatan kadar hormon progesteron serta reaksi dalam tubuh. Nyeri yang perlu diwaspadai, yakni ketika Anda mengalami kram hanya pada salah satu sisi perut bagian bawah, disertai flek berwarna kecokelatan. Ini menandakan terjadi gangguan.

Atasi dengan:
Kondisi dan penyebab sakit perut pada tiap ibu hamil kerap berbeda. Konsultasi ke dokter bila sudah sangat mengganggu.


Sembelit
Tiga dari empat ibu hamil mengalami sembelit atau susah buang air besar (Jurnal Kesehatan Internasional Acta Obstetricia). Sembelit pada ibu hamil membuat calon ibu terlalu sering mengejan dan menyebabkan otot pada pembuluh darah di anus melemah. Penyebab sembelit antara lain: Ukuran rahim yang kian membesar menekan usus dan rektum sehingga mengganggu proses pengeluaran sisa makanan dan ibu kekurangan cairan dan serat; serta jarang berolahraga.

Atasi dengan:
Perbanyak konsumsi cairan dan serat, serta rajin berolahraga. Bila perlu, gunakan obat pencahar, namun mesti dengan resep dokter.


Mengantuk
Menurut Bidan Yesie, perubahan hormonal di dalam tubuh ibu hamil juga bisa mencetus kelelahan dan rasa kantuk. Selain itu, organ vital dalam tubuh seperti jantung, paru-paru, dan ginjal ibu hamil bekerja lebih keras. Kondisi ini tidak hanya bisa tidak memenuhi kebutuhan ibu, tapi juga janin.

Atasi dengan:
Perbanyak istirahat.


Diare
Kebalikan dari sembelit, ibu hamil juga bisa mengalami diare dan BAK lebih dari tiga kali dalam sehari. Penyebabnya juga terdiri dari banyak faktor, yakni perubahan hormon, perubahan asupan makanan, perubahan kepekaan terhadap makanan, gangguan yang diakibatkan bakteri, virus, dan parasit usus.

Atasi dengan:
Umumnya diare akan sembuh dengan sendirinya. Ketika diare, Anda cenderung kehilangan banyak cairan. Pastikan tubuh tetap terhidrasi. Konsultasi ke dokter bila tidak kunjung membaik dan/atau disertai mulut kering, demam, pusing, dan sakit perut.


Selera Makan Hilang
“Adalah normal, karena proses adaptasi tubuh ibu terhadap kehamilan. Selama Anda masih bisa mengonsumsi makanan, tidak masalah. Yang bahaya, bila Anda tidak bisa makan sekali, sebab bisa mengancam keselamatan Anda dan janin,” ujar dr. Frizar Irmansyah, Sp.OG-KFER

Atasi dengan:
Jaga asupan sehat setiap hari dan sesekali mengabulkan permintaan mengidam, karena ngidam sebetulnya merupakan sinyal tubuh ibu hamil memerlukan kandungan nutrisi tertentu. Misalnya, ngidam jeruk, menandakan tubuh sedang memerlukan vit C.

(FIN/WIT)


Baca juga:
Ibu Hamil Jangan Kegemukan
8 Mitos Seks Saat Hamil
Berkendara Sendiri Saat Hamil, Amankah?

 



Artikel Rekomendasi