Hati-hati Mewarnai Rambut Saat Hamil

 

Zat kimia yang dioeles di kulit, termasuk kulit kepala akan diserap dan masuk ke aliran darah ibu. Harus dikaji seberapa banyak masuk, apakah menembus plasenta dan membahayakan janin.

Ada 5 jenis pewarna rambut: permanen, semi permanen, temporer, dari tumbuhan dan gradual. Biasanya pewarna dan pelurus rambut mengandung zat-zat kimia, beberapa zat dilaporkan berhubungan dengan kanker, meski dibantah sejumlah penelitian.

Resiko pada janin. Penelitian pada hewan menunjukkan risiko kelainan janin untuk produk perawatan rambut yang mengandung phenylenediamine, aminophenols, dan ethanolamine dalam dosis cukup besar. Pada manusia, dilaporkan hanya sedikit yang terserap dan tidak sampai menggangu janin. Ada 2 penelitian menyatakan, tidak ada hubungan antara pemakaian pelurus atau pengeriting rambut degan risiko prematuritas dan gangguan pertumbuhan janin.

Gunakan produk yang aman. Pemakaian produk perawatan rambut 3-4 kali selama hamill, dilaporkan tidak berbahaya. Namun jangan gunakan pada trimester I kehamilan. Gunakan produk temporer dan jangan kena kulit kepala. Meski tabir surya dilaporkan aman, hindari saja. Tabir surya yang mengandung titanium dioxide dan zinc oxide, kuat tetapi tidak menembus kulit. Meski tabir surya dilaporkan aman, hindari saja. Tabir surya yang mengandung titanium dioxide dan zinc oxide, kuat tetapi tidak menembus kulit.

 



Artikel Rekomendasi

post4

Meningkatkan Daya Tahan Tubuh Ibu Hamil

Cegah sebelum sakit! Jangan tunggu sakit dulu untuk menjaga kesehatan. Terutama selama kehamilan, penting untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Istirahat, tetap berolah raga, dan asupan nutrisi yang s... read more