Atasi ASI Berlimpah, Hindari Bayi Tersedak

 

Produksi ASI yang berlimpah terkadang memberikan keresahan tersendiri bagi ibu. Derasnya ASI yang keluar dan sulit dikontrol, dapat membuat bayi tersedak atau muntah ketika menyusu. Jangan khawatir, ada kiat-kiat mengatasinya.  
 
Beberapa tip berikut dapat membantu Anda untuk mencegah bayi tersedak:
 
  • Sebelum mulai menyusui bayi, perahlah sedikit ASI. Tujuannya untuk memperlambat aliran ASI. Namun jumlah ASI yang diperah sebaiknya tidak terlalu banyak, dan jangan melakukannya diantara dua waktu menyusui. Semakin banyak ASI yang Anda perah dan semakin sering Anda merangsang payudara, maka semakin banyak tubuh Anda memproduksi ASI.
  • Cobalah menyusui lebih sering dalam berbagai posisi. Posisi menyusui yang biasanya sesuai untuk mengatasi masalah hiperlaktasi ini adalah posisi ibu setengah tidur dan bayi ditengkurapkan di dada ibunya. Dalam posisi ini, aliran ASI mengarah ke atas, sehingga keluarnya ASI tidak terlalu deras.
 
Untuk mengurangi produksi ASI, Anda dapat melakukannya dengan menyisakan ASI di dalam payudara. Caranya, upayakanlah agar bayi tidak terlalu lama menyusu. Seiring dengan berkurangnya jumlah ASI yang keluar dari payudara pada satu waktu menyusui, tubuh ibu pun akan mengurangi produksi ASI-nya.
 
Memang, upaya untuk mengurangi produksi ASI tersebut perlu waktu. Sementara itu, untuk mencegah baju Anda kotor karena ASI, gunakanlah breast pads dan baju atasan yang bermotif. Atau, tidak ada salahnya pula bila Anda mendonorkan kelebihan ASI Anda tersebut ke rumah sakit. Kelebihan ASI Anda akan sangat bermanfaat bagi banyak bayi lain.
 
Namun bila tidak ada satu cara pun yang berhasil pada Anda, segeralah temui dokter atau konsultan laktasi. Hiperlaktasi mungkin membuat bayi sulit menyusu, namun hal ini tidak akan membahayakannya. Selain itu, kabar baiknya adalah tubuh Anda memproduksi makanan dalam jumlah berlimpah, sehingga bayi dapat tumbuh kembang optimal.
 
Atau Anda punya saran lain berdasarkan pengalaman Anda?
 

 

Artikel Rekomendasi