Hormon Pelindung Janin

 

Riset Dr. Hugh Taylor bersama timnya dari Divisi Endokrinologi Reproduksi di Yale University School of Medicine, Inggris, berhasil menemukan hal baru seputar “rahasia” di balik proses persalinan.

Ternyata, ada sejenis hormon yang dihasilkan tubuh ibu hamil, yang fungsinya memberi perintah kepada otak janinnya untuk “diam” sejenak dan berhemat dalam menggunakan energi selama proses persalinan berlangsung. Menurut Dr. Taylor dalam laporan hasil risetnya di jurnal Science edisi 15 Desember 2006, penemuan barunya ini membuat para ibu yang akan melahirkan menjadi lebih tenang. Sebab, kini mereka tahu, tubuhnya ternyata melakukan suatu upaya alami untuk melindungi janinnya agar keluar dari rahim dengan selamat.

Hormon yang dimaksud adalah oksitosin. Hormon ini punya 1001 fungsi! Selain memicu bekerjanya sistem pelindung pada janin, juga aktif dalam memunculkan ikatan batin antara seorang bunda dan bayinya.

Temuan ini membuka peluang bagi dunia kedokteran kebidanan untuk memanfaat oksitosin pada persalinan-persalinan sulit, yakni dengan memberikannya pada janin. Tujuannya, agar sistem perlindungan serupa bekerja selama proses persalinan, sehingga janin terhindar dari keadaan kekurangan oksigen akibat persalinan yang lama. (me)

 



Artikel Rekomendasi

post4

Operasi Caesar, Bisa ASI Ekslusif

Masa kritis pasca persalinan caesar memang lebih lama ketimbang persalinan normal. Perhatikan hal berikut bila ingin memberi ASI eksklusif pada bayi pasca persalinan caesar.... read more

post4

Keluarnya Cairan Lokia di Masa Nifas

Betapa bahagianya Anda setelah melahirkan bayi yang lucu. Selanjutnya, tubuh Anda akan melalui masa pembersihan diri yang kerap disebut masa nifas. Pada 10 hari pertama, akan keluar darah dari vagina ... read more