Meski Menyusu ASI, Bayi Tetap Harus Divaksin

 

freepik
ASI memang bisa membentuk imun tubuh

ASI dapat memberikan kekebalan tubuh yang lebih baik karena mengandung zat-zat penting yang memperkuat tubuh bayi. Namun ASI hanya membentuk imun pasif karena kekebalannya hanya bertahan sementara dan tidak spesifik untuk penyakit tertentu.

Bayi ASI tetap perlu diimunisasi terutama terhadap penyakit menular yang berbahaya. Dengan begitu mereka bisa tumbuh dan berkembang optimal.

Kalau bayi sakit, segera konsultasikan pada dokter anak. Bukan ibunya yang minum obat. Karena ibu menyusui tidak boleh sembarangan minum obat.

Demikian pula ketika ibu menyusui sakit, ia tidak boleh sembarang minum obat meski banyak obat aman untuk ibu menyusui. Ibu yang sedang menyusui dan sakit, sebaiknya konsultasi dengan dokter.

Ibu bayi kembar mempunyai tantangan tersendiri. Kelelahan itu sudah pasti. Ibu bayi kembar biasanya memroduksi ASI lebih banyak daripada ibu dengan bayi tunggal.

Istirahat cukup dan makan makanan bergizi, sangat diperlukan agar produksi ASI mencukupi. Pantau berat badan bayi di minggu-minggu pertama sangat penting. Calon ibu bayi kembar sebaiknya konsultasi laktasi sejak hamil.

Produksi ASI sangat dipengaruhi oleh kondisi psikologis ibu. Ada keyakinan bahwa seks dapat melancarkan ASI. Tentu saja seks yang dilakukan dengan penuh kebahagiaan, karena semua hal yang membahagiakan ibu akan membuat hormon stres terkendali dan baik untuk produksi ASI.

Betulkah, menyusui ASI dapat berfungsi sebagai KB alami? Betul. Syaratnya ibu memberikan ASI eksklusif 6 bulan, dan bayi masih banyak menyusu di malam hari. Karena menyusui di malam hari akan membuat hormon prolactin tinggi yang menekan ovulasi atau lepasnya sel telur sehingga kehamilan dapat dihindari. (IR)

 
 

 



Artikel Rekomendasi