Mengapa Ibu Baru Seperti Meghan Markle Mengalami Depresi?

 

Foto: Instagram @sussexroyal
 

Belakangan banyak media mengabarkan soal Meghan Markle, Duchess of Sussex yang mengalami depresi pascamelahirkan Archie Harrison Mountbatten-Windsor. Istri dari Pangeran Harry ini terlihat masih gemuk saat acara pembaptisan Archie (06/07) dua bulan setelah kelahirannya. Dilansir dari Businesstimes.cn, Meghan tampaknya mengalami depresi sehingga lebih memilih berada di rumah sepanjang waktu dan menangis tanpa alasan yang jelas. Sebagai pelarian dari kondisi ini, ia pun kerap mencari makanan manis untuk menghibur diri sehingga pipi Meghan terlihat chubby.

“Pangeran Harry menyarankan agar Meghan menemui ahli, tapi yang diinginkan Duchess hanya duduk di dalam kamarnya sambil menangis dan mengudap manisan,” ujar sumber terdekat seperti dilansir dari Latintimes.com yang segera dibantah oleh pihak Istana.
 
Terlepas dari rumor benar atau tidaknya Meghan menderita depresi pascamelahirkan, situs Helpguide.org menyebutkan bahwa ibu baru pada umumnya memang mengalami depresi. Penyebabnya adalah Bunda mengalami perubahan hormonal, memiliki tanggung jawab baru, kurang tidur, dan hilangnya me-time yang terjadi dalam waktu bersamaan sehingga membuat para ibu baru mengalami emosi naik-turun layaknya roller-coaster.

Depresi ringan dan perubahan emosi ini kerap disebut sebagai baby blues. Jika mengalami baby blues dalam jangka waktu lebih dari dua minggu setelah melahirkan—bahkan kondisi Bunda makin memburuk—ada kemungkinan ibu baru telah sampai ke tahap depresi post-partum. Gejala depresi pascamelahirkan yang patut diwaspadai adalah adanya keinginan untuk bunuh diri dan ketidakmampuan mengurus bayi.

Kenali juga tiga hal berikut ini agar kondisi ibu baru tidak semakin parah:
-Bunda menarik diri dari pasangannya atau tidak mampu menumbuhkan bonding dengan si kecil.
-Bunda memiliki kecemasan yang berlebihan sehingga sulit tidur dan makan.
-Bunda merasa bersalah dan tidak berharga sehingga mulai berharap tidak pernah dilahirkan.

Jika merasa kewalahan, Bunda selalu bisa mencari bantuan dari orang lain—pasangan bahkan ahli—untuk mengurangi beban pikiran tersebut. Jangan dipendam sendiri agar masalah lekas teratasi, ya, Bun!


ALICE LARASATI


Baca juga:
Selamat Datang Archie Harrison Mountbatten-Windsor!
3 Langkah Kembali Langsing Setelah Bunda Melahirkan

 



Artikel Rekomendasi