Sendiri, Siapa Takut?

 

 

Anda dan suami menjalani hubungan jarak jauh atau long distance relationship (LDR) dikarenakan suami bekerja di kota lain yang jauh dari kota tinggal Anda. Setelah mencocokkan prediksi waktu kelahiran bayi dengan waktu kerja suami, ternyata tidak cocok. Kemungkinan, Anda melakukan persalinan tanpa didampingi suami.

Beritahukan dokter mengenai hal ini  
Dokter kandungan Anda perlu mengetahui ini, sehingga ia dapat meningkatkan support untuk Anda. Dan jika Anda terpaksa mengganti dokter atau rumah sakit, segera bicarakan hal ini dengan dokter yang baru agar Anda dan dokter bisa merencanakan proses persalinan serta langkah darurat jika terjadi masalah pada proses melahirkan.

Tetap diskusikan dengan suami
Meski berjauhan, segala hal mengenai kehamilan dan rencana persalinan (normal atau cesar) tetap komunikasikan dengan suami Anda.

Siapkan mental
Yakinkan diri Anda bahwa Anda tetap bisa melahirkan dengan lancar tanpa kehadiran suami. Selalu berpikir positif dan perbanyak berdoa untuk menguatkan mental Anda.

Minta dukungan
Kalau Anda sering melihat teman-teman yang posting status atau foto minta dukungan saat melakukan sesuatu, lakukan juga hal ini menjelang persalinan Anda.  Malu? Tak ada salahnya meminta dukungan dari teman-teman di media sosial untuk meningkatkan semangat Anda. Semakin banyak dukungan yang Anda terima, semakin banyak energi positif yang Anda dapatkan.

Cari pengganti suami di hari-H
Jauh hari sebelum melahirkan, katakan pada orang-orang terdekat bahwa suami tidak bisa menemani Anda bersalin sehingga Anda butuh kehadiran salah satu dari mereka.

Bayangkan hal-hal manis
Jika dokter memprediksi bayi Anda perempuan, bayangkan hal-hal manis yang bisa Anda lakukan dengannya, seperti mengobrol, ke salon atau jalan-jalan ke mal bersama, atau mendandaninya sesuai dengan keinginan Anda. Jika prediksinya laki-laki, Anda bisa membayangkan bahwa saat ia besar nanti ia bisa menjadi ‘pengawal’ Anda.
 
Hindari makanan atau minuman pencetus rasa cemas
Meski sedikit, pasti Anda tetap merasa cemas membayangkan bakal melahirkan tanpa kehadiran suami. Jadi, jangan lagi menambah kadar cemas dengan mengonsumsi makanan olahan, minuman tinggi gula, atau makanan pedas.

Cobalah mengonsumsi dark chocolate yang justru dapat meningkatkan hormon dopamin dan serotonin, yakni hormon yang bisa membuat Anda merasa lebih happy. Jika Anda tidak mengalami masalah makan saat hamil, segelas jus bayam segar atau semangkuk sayur bayam bening dapat menjadi ‘penyelamat’ Anda dari rasa cemas berlebih. Karena, bayam mengandung magnesium yang disinyalir dapat menurunkan tekanan darah yang tinggi saat cemas atau stres.

Relaks saja
Proses kontraksi memang menyakitkan. Namun, ini merupakan momen berharga yang sudah ditunggu lama. Berdamailah dengan rasa sakit. Nikmati setiap momen yang ada. Dan, buatlah tubuh serta pikiran Anda relaks menjelang persalinan. Seorang dokter di sebuah rumah sakit bahkan akan menanyakan musik kesukaan Anda dan menyetel sepanjang proses persalinan.

Maria Soraya Az Zahra

 

 



Artikel Rekomendasi