5 Keperluan Melahirkan yang Sebaiknya Bunda Siapkan Sendiri

 


Foto: Pixabay

 

Perasaan semakin bercampur baur begitu sudah memasuki bulan perkiraan kelahiran bayi. Rasa cemas pun meningkat, terutama bagi Bunda yang akan mengalami persalinan untuk pertama kalinya. Untuk mengurangi stres, sebaiknya alihkan pikiran pada kegiatan yang lebih bermanfaat seperti mempersiapkan tas berisi berbagai keperluan pascamelahirkan di rumah sakit. Idealnya, nih, pengecekan terakhir keperluan tersebut dilakukan di usia kehamilan 36 minggu atau 37 minggu. Apa saja yang harus disiapkan ibu hamil? Berikut daftarnya…

1. Kebutuhan pribadi
Siapkan pakaian ganti—sebaiknya berkancing depan—yang nyaman serta pakaian dalam sebanyak 2-3 setel, peralatan mandi (handuk, sabun cair, pasta gigi, sikat gigi, sampo, sabun muka, deodoran, body lotion, tisu basah, dan keperluan pribadi lainnya), kain panjang atau jarit, pembalut nifas, sisir, serta kosmetik standar untuk merapikan diri. Tentunya Bunda ingin tampil bersih dan segar saat menggendong si kecil, kan?

2. Kebutuhan bayi
Si kecil pun butuh pakaian serta selimut untuk menggantikan kehangatan setelah 9 bulan bergelung nyaman di dalam perut Bunda. Siapkan 3 setel pakaian bayi (atau disesuaikan dengan perkiraan lama rawat inap) lengkap dengan kaus kaki dan sarung tangan, kain bedong, selimut, popok sekali pakai atau popok kain secukupnya, serta perlengkapan mandi.

3. Kebutuhan menyusui
Tidak ada salahnya menyiapkan beberapa botol kaca untuk menyimpan ASI perah, membawa alat pompa ASI, nipple cream untuk mencegah puting lecet, hingga breast pad untuk menyerap ‘kebocoran’ ASI. Bantal menyusui juga bisa dibawa agar Bunda lebih nyaman saat melakukannya.  

4. Kelengkapan dokumen
Mulai dari riwayat kesehatan serta alergi obat, surat pengantar dokter, fotokopi KTP dan KK, hingga kartu asuransi maupun BPJS harus dikumpulkan dalam map khusus. Nantinya minta suami untuk mengurus administrasi rumah sakit supaya Bunda fokus menghadapi proses persalinan. 

5. Sarana hiburan
Berhubung tidak pernah tahu berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menunggu detik-detik kelahiran, Bunda bisa membawa buku bacaan atau alat pemutar musik atau film sambil menenangkan diri. Setelah melahirkan pun sarana hiburan ini akan terpakai bila si kecil sedang tidur. Masukkan pula charger agar ponsel selalu siap untuk dipakai berkomunikasi dan mendokumentasikan kegiatan bayi. Jika ada barang yang terlupakan, jangan segan meminta bantuan keluarga untuk membawakannya. Berbagi tugas dengan pasangan atau keluarga dijamin mengurangi stres dan beban pikiran pascamelahirkan. Semangat!

ALICE LARASATI

Baca juga:
Kesalahan Baru Ibu Milenial
Jangan Salah Memilih Pakaian Buat Bayi, Ini Rambunya
Bawaan Wajib Saat Melahirkan



 

 

 

Artikel Rekomendasi