8 Makanan Terbaik untuk Sarapan Bunda

 

Foto: Freepik


Sarapan telah diketahui memiliki banyak manfaat. Di antaranya memberikan energi bagi tubuh untuk melakukan aktivitas seharian, menurunkan risiko kenaikan berat badan karena membuat Anda tak makan berlebihan di siang hari, juga menjaga fokus dan konsentrasi Anda.
 
Sekalipun demikian, bukan berarti Anda bisa suka-suka menentukan menu untuk sarapan Anda. Anda tetap harus bijak dalam memilih menu sarapan.
 
Franziska Spritzler, R.D., C.D.E., ahli gizi dan penulis The Low Carb Dietitian’s Guide mengatakan, akan lebih bagi Anda untuk melewatkan sarapan daripada harus makan menu yang tidak sehat.
 
Berikut ini Franziska merekomendasikan menu tepat untuk sarapan yang tak membuat Anda kalap makan di siang hari dan menyebabkan perut gendut.
 
Telur
 
Makan telur saat sarapan dapat meningkatkan perasaan kenyang serta mengurangi asupan kalori pada makanan berikutnya. Tak hanya itu, makan telur saat sarapan juga punya manfaat Kesehatan, yakni membantu menjaga kadar gula darah dan insulin agar stabil. Telur juga merupakan sumber kolin terbaik, yakni nutrisi yang sangat penting bagi kesehatan otak dan hati.
 
Di samping itu Anda juga bisa mendapatkan lutein dan zeaxanthi di dalam kuning telur yang membantu mencegah gangguan mata, seperti katarak dan degenerasi makula.
 
Yogurt
 
Yogurt kaya akan protein. Protein di dalam tubuh akan mengurangi rasa lapar dan memiliki efek pada metabolisme yang lebih baik. Di samping itu, yogurt juga merupakan sumber probiotik yang membantu usus tetap sehat. Pilihlah yogurt tanpa gula. Anda juga bisa menambahkan potongan buah sebagai topping.
 
Oatmeal
 
Oatmeal mengandung serat unik yang disebut dengan oat beta-glucan yang dapat mengurangi kolesterol. Serat ini juga dapat meningkatkan kadar hormon yang mengatur perasaan kenyang. Tak hanya itu, oatmeal juga memiliki kandungan antioksidan yang dapat membantu menangkal radikal bebas. Akan tetapi, bagi Anda yang memiliki penyakit celiac atau sensitivitas terhadap gluten, harus memilih oat yang telah disertifikasi bebas gluten. Sajikan oat dengan susu, telur, atau keju sebagai sumber protein.
 
Chia Seeds
 
Biji ini sangat kaya serat. Dalam 28 gram chia seed, Anda bisa mendapatkan 11 gram serat. Biji ini membuat Anda merasa kenyang dan dikenal mampu menurunkan risiko jantung. Di samping itu, biji ini juga tinggi antioksidan untuk melindungi sel-sel Anda dari kerusakan.
 
Berries
 
Tahukah Anda bahwa buah-buahan dari jenis ini —blueberry, stroberi, raspbery, dan blackberry- memiliki kandungan vitamin C dan antioksidan yang tinggi? Kandungan antosianin pada buah ini dapat melindungi jantung dan dapat membantu Anda menua lebih baik. Berry juga dapat mengurangi peradangan serta mencegah kolestrol.
 
Kabar baik lainnya, buah ini termasuk buah yang rendah gula namun tinggi serat. Sekitar 120 gram buah beri jenis apapun memberikan 8 gram serat dan hanya mengandung 50-85 kalori.
 
Kacang
 
Bila Anda sedang tak ingin memasak, makan saja kacang sebagai camilan. Dari 28 gram kacang almon, Anda mendapatkan 129 kalori. Kacang juga kaya akan magnesium, kalium, serta lemak tak jenuh tunggal yang baik untuk kesehatan jantung.
 
Bagi Anda yang memiliki diabetes, kacang juga baik untuk mengganti karbohidrat. Mengganti sebagian karbohidrat dengan 56 gram kacang dapat mengurangi kadar gula dan kolestrol.
 
Teh Hijau
 
Minuman ini punya manfaat kesehatan untuk melawan diabetes karena dapat mengurangi kadar gula darah dan insulin. Mengapa Anda perlu minum secangkir teh hijau di pagi hari? Sebab, teh hijau mengandung kafein yang meningkatkan suasana hati. Kafein dalam teh hijau hanya separuh dari kopi, yakni 35-70 mg saja. Di samping itu, teh hijau juga kaya akan antioksidan yang dapat melindungi sistem saraf dari kerusakan.
 
Keju
 
Keju adalah sumber protein yang dapat menghasilkan perasaan kenyang dan menurunkan hormon ghrelin yang menghasilkan rasa lapar. Satu cangkir keju menghasilkan 25 gram protein.
 
LELA LATIFA

 

 



Artikel Rekomendasi