Serangan Jantung, Kenapa Bisa Terjadi pada Orang Muda?

 

Foto: Ilustrasi serangan jantung (Freepik)

Selama beberapa dekade lalu, serangan jantung identik terjadi pada lansia. Menurunnya fungsi tubuh karena dimakan usia menjadi penyebabnya. 

Namun dalam tahun-tahun terakhir, serangan jantung juga dialami orang yang kategori usianya termasuk dewasa muda. Bahkan, angka serangan jantung pada usia di bawah 40 tahun mengalami peningkatan. 

Sejumlah figur publik pun dikabarkan meninggal akibat serangan jantung, seperti Adjie Massaid, Cecep Reza, dan yang hari ini Selasa, 18 Februari 2020 tutup usia, Ashraf Sinclair suami penyanyi Bunga Citra Lestari

Serangan jantung juga dikenal sebagai silent killer karena datang secara tiba-tiba, dan penderita bisa mendadak meninggal tanpa ada gejala sebelumnya. 

Baca juga: Hamil dengan Penyakit Jantung, Apa yang Harus Dilakukan?

Ahli jantung Luke Laffin, memaparkan alasan meningkatnya serangan jantung di usia dewasa muda. Gaya hidup dan diabetes tipe 2 menjadi penyebabnya.

"Ada beberapa alasan mengapa kita melihat serangan jantung pada usia muda. Tapi, salah satu faktor risiko terbesar adalah meningkatnya kejadian diabetes tipe 2," kata Luke dikutip dari Health.org

Faktor risiko diabetes tipe 2 meliputi:
- Makanan instan dalam kemasan atau ultra-processed food
- Berat badan dan obesitas.
- Gaya hidup dan aktivitas fisik yang menurun. 

Baca juga: Jangan Sepelekan Kelainan Irama Jantung

Luke juga menjelaskan, pergeseran usia meninggal akibat serangan jantung dipengaruhi oleh perubahan gaya hidup selama beberapa dekade terakhir. Salah satunya, terlalu banyak menghabiskan waktu dengan layar gadget yang berdampak pada berkurangnya aktivitas fisik. Termasuk pekerjaan yang cenderung mendorong orang untuk memiliki gaya hidup kurang gerak dan terlalu banyak duduk (sedentari).

Selain itu, serangan jantung juga lebih berisiko terhadap orang-orang yang memiliki pola makan buruk, mempunyai tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, merokok, minum-minuman beralkohol, dan riwayat keluarga dengan penyakit kardiovaskular. 

(Alika Rukhan)

 



Artikel Rekomendasi