Whulandary Herman: Tantangan Punya Balita dan Bayi Saat Pandemi

 


Selama 4 tahun lebih tinggal di negara tetangga, Malaysia, Whulandary  dan keluarga kecilnya tetap berusaha menikmati hidup di tengah pandemi Covid-19 yang tak kunjung berakhir. “Alhamdulillah kabar kami baik, sempat mengalami lockdown di sini, dan selama lockdown saya juga hamil sampai melahirkan,” ujar Whuland kepada Ayahbunda saat dihubungi via pesan elektronik.
Kondisi lockdown di Malaysia diakui Whuland cukup serius. “Totally lockdown. So, benar-benar di rumah selama hamil,” ungkapnya.
 
Jadwal ke Dokter Kandungan
Bahkan di negara sendiri saja, hal yang cukup menantang di saat hamil adalah mengatur jadwal kunjung ke dokter kandungan atau bidan. Selain protokol kesehatan yang ketat, memastikan ibu hamil tidak mengantri panjang dan mendapatkan pemeriksaan yang tepat, adalah hal yang perlu direncanakan secara matang. Apalagi saat awal-awal pandemi, risiko kematian ibu hamil yang terkena covid sangat tinggi.

Tak berbeda jauh, Whuland mengakui, saat menjalani kehamilan di negara asing, ia juga mengatur betul jadwal dan persiapan sebelum ke dokter kandungan. “Dari jadwal konsultasi biasa, kami harus mendapatkan surat jalan dari dokter untuk bisa keluar rumah,” ujarnya.
Diakui Whuland, hamil saat pandemi memang berat dan tak mudah.  Sempat sesekali dirinya rindu pulang ke kampung halaman di Padang (Sumatera Barat) saat usia kehamilan sudah trimester ketiga, apa daya karena pandemi  semua tak mungkin diwujudkan.
Dalam postingannya di Instagram @whulandary,  ia pun berdoa agar ibu, kakak, dan adiknya dari Padang, bisa mendampinginya saat bersalin. “Yang pasti sedih. Tapi pandemi ini membuat kami (keluarga kecil Whuland) banyak quality time juga. Jadi, ya disyukuri sajalah,” kenang Whuland saat-saat akan melahirkan anak keduanya Nik Siti Amilie.
 
Merawat Anak Tanpa Babysitter Saat Pandemi
Bukan hanya tantangan kehamilan yang harus dijalani Whulandary di negara orang, saat pandemi harus di rumah dengan anak balitanya Nik Zayn (saat itu masih berusia 1 tahunan, redaksi) cukup menguras energi. Apalagi Whuland harus mengurus si kecil Zayn tanpa babysitter.

“Tantangannya berbeda setiap anak ya. Tergantung usia juga. Kalau Zayn sedang sangat aktif dan ingin explore everything. Jadi kita lebih aktif bermain outdoor di sekitar rumah. Kalau Amilie ya di rumah saja,” ujarnya menjelaskan keadaan waktu itu.
Saat lockdown diberlakukan di Malaysia, Whuland mengakui cukup bermain trik dengan Zayn agar tak bosan di rumah. Tak jarang Whuland menciptakan kegiatan seru di dalam dan halaman rumah.

“Aktivitas kami benar-bena bergantung aturan yang sedang berlangsung. Beberapa kali lockdown, kami totally tidak boleh membawa anak ke luar rumah ataupun di mobil. Jadi nggak boleh sama sekali,” terangnya.
Bersyukur, Amilie bukan anak yang menyukai keramaian seperti Zayn yang aktif. Amilie cenderung lebih suka di rumah bersama ayah Nik Ibrahim dan bunda Whuland. “Kalau diajak ke keramaian, Amilie nggak terbiasa, justru jadi menangis,” jelas Whuland.
 
Lockdown Dibuka Zayn Gembira
Saat kebijakan lockdown di Malaysia resmi berakhir, Nik Zayn anak pertama Whuland menyambutnya dengan gembira. Zayn yang saat ini berusia 2 tahun dan duduk di sekolah pre TK langsung bersemangat bisa ke luar rumah. 
Namun bukan berarti bunda Whuland lantas menuruti keinginan Zayn yang sudah tak sabar. “Yang pasti kami tetap harus menjaga diri kita dengan sebaik-baiknya serta menjalankan aturan prokes dengan baik. Menurut saya, menjaga diri kita sama saja dengan menjaga mereka yang kita cintai,” tutur Whuland.
 
Bersyukur dan Berdoa untuk Tahun 2022
Diakui Whuland, tahun 2021 cukup menantang bagi dirinya juga keluarga. “Sulit sih iya. Tapi aku sangat menikmati karena dalam pikiranku begini, kelak dalam hitungan waktu mereka akan pergi melanjutkan cita-citanya. Masa-masa kecil mereka inilah yang akan kurindukan.  So, nikmati dan enjoy dengan segala suka dan duka dalam proses membesarkan mereka,” pesan Whuland.
Di tahun 2022 yang akan datang, Whuland berharap semua akan menjadi lebih baik “Terutama kami (Whuland dan Nik Ibrahim) semua diberikan Kesehatan agar bisa selalu mendapingi anak-anak,” pungkasnya.
(LAI)

 

 



Artikel Rekomendasi