Kenali Ciri Kanker Payudara pada Ibu Menyusui

 

123rf

Kanker payudara adalah salah satu penyakit yang paling dikhawatirkan dan ditakuti oleh semua wanita di dunia. Seperti dilansir dari cancer.org, mengungkapkan bahwa wanita yang belum punya anak dan tidak menyusui di bawah usia 30 tahun, memiliki risiko lebih besar menderita kanker payudara.

Ini berarti Bunda yang sudah punya anak dan menyusui memiliki keuntungan lebih dibandingkan wanita yang belum punya anak. Tapi, meskipun begitu kita tetap perlu deteksi dini kanker payudara agar terhindar dari penyakit serius ini.

Tidak perlu risau, takut, dan cemas yang berlebihan sehingga membuat Anda stres dan depresi. Sebelum terlambat, ada baiknya cek dahulu ciri-cirinya seperti berikut ini, terutama bagi ibu menyusui:

Anak Hanya Mau Menyusu di Satu Payudara
Sel kanker bisa membuat rasa susu menjadi lebih pahit. Ketika bayi enggan minum susu dari satu sisi payudara, bisa jadi rasa ASI yang ia minum memang pahit. Segera periksakan ke dokter jika Anda mengalami hal seperti ini.

Jika ibu menyusui terkena kanker payudara, apakah masih bisa ia menyusui? Menurut sumber dari babycenter.com,  ibu yang terkena kanker payudara masih bisa menyusui anaknya. Pasalnya, kanker mungkin berada bukan pada sel-sel pembuat ASI.

Hanya, diperlukan pertimbang-pertimbangan tertentu. Misalnya tidak dalam pengobatan dengan obat-obatan, karena obat-obatan yang mengalir dalam darah bisa larut dalam ASI. Sehingga pemberian ASI ke bayi mungkin akan memberikan efek obat. Jika pengobatan bersifat radiasi, asalkan tidak saat mendapat terapi, ibu boleh saja menyusui.

Baca juga: Bisakah survivor kanker payudara menyusui?

Perubahan Bentuk dan Ukuran Payudara Secara Drastis
Perubahan bentuk pada payudara secara tiba-tiba dan tidak wajar juga merupakan tanda-tanda serangan kanker payudara. Entah ukuran payudara menjadi mengecil ataupun membesar sebelah.

Perubahan bentuk payudara yang mancung menjadi terkulai juga merupakan tanda awalnya gejala kanker payudara.

Ada Benjolan di Salah Satu Payudara
Jika dalam kondisi menyusui dan merasakan benjolan pada payudara yang berbeda Anda harus khawatir, karena ini merupakan gejala umum terkena kanker payudara. Benjolan tersebut bentuknya seperti kelereng, keras, tidak terasa sakit dan tidak bisa digeser namun bisa menghambat aliran ASI.

Kalau benjolan bisa bergerak, itu bukan kanker. Dilansir dari babycenter.com, sebanyak 80% benjolan bukan kanker, tetapi itu terjadi akibat medis lainnya. Misalnya karena kista, perubahan fibrokistik, infeksi bakteri,dan lainnya.

Rasa Gatal di Sekitar Payudara
Biasanya, rasa gatal di payudara terjadi ketika ibu menyusui kurang menjaga kebersihan tubuh atau pakaiannya sehari-hari.

Namun, jika telah menjaga kebersihan tubuh dan pakaian tapi payudaranya tetap gatal, bisa jadi hal ini adalah gejala awal dari adanya risiko kanker payudara. Ketika Anda sering merasa gatal di payudara yang berlebih saat menyusui, segeralah memeriksakan diri ke dokter. (Irma Purnamasari)

Baca juga: Apakah payudara kecil artinya produksi ASI sedikit?


 

 



Artikel Rekomendasi