Pesan Para Ayah Selebriti untuk Ayah Lainnya

 

 
Foto: dok. Prana Group, dok. istimewa


Mengalami transisi ketika buah hati lahir tidak hanya dialami para ibu, tetapi juga ayah. Ia belajar banyak hal baru, menyesuaikan diri, melepaskan beberapa kebiasannya, juga membuat berbagai strategi baru. Tak mudah tentu.
 
Namun, ayah akan selalu menemui banyak pelajaran bermakna, mulai dari menjadi pribadi yang lebih baik, kompak dengan pasangan, mengasuh anak di era digital, sampai mengajarkan anak-anak untuk hidup sehat. Beberapa ayah selebriti membagikan pengalaman dan menyampaikan pesan pada ayah lain:
 
Dwi Sasono, Aktor

 

“Definisi ayah sempurna bukan berarti dia harus selalu ada di sebelah anak-anak secara fisik. Ayah, kan, juga harus mencukupi kebutuhan keluarganya dengan bekerja. Tetapi seorang ayah harus selalu ada ketika dibutuhkan dan memberikan kesan yang tidak bias dilupakan. Saya merasa berhasil menjadi ayah ketika melihat anak-anak membuat atau melakukan sesuatu yang baru atau berprestasi.”
 
Ice Cube, Rapper

 

“Jangan menyerahkan semua urusan membesarkan anak kepada ibunya. Hanya berada di dekat mereka bukan berarti Anda hadir di sana. Anda harus terlibat. Anda harus berada di dekat mereka dan terlibat. Jangan hanya duduk di samping dan membiarkan istri Anda melakukan semuanya.”
 
Mark Hamill, Aktor

 


“Perlakukan keluarga Anda sebagaimana Anda ingin diperlakukan. Kedengarannya klise, tapi ini bukan perjalanan yang mudah. Salah satu prestasi saya yang paling membanggakan adalah bahwa ketiga anak saya memiliki hubungan yang baik dengan saya. Tidak mudah membesarkan tiga anak yang tidak membenci Anda. Menjaga hubungan yang kuat adalah sesuatu yang harus Anda dedikasikan selama 24 jam penuh. “
 
Robert Irvine, Koki dan Pembawa Acara TV

 

“Satu hal yang saya lakukan dengan anak-anak saya adalah membawa mereka ke supermarket dan membiarkan mereka memilih lima sayuran hijau serta lima sayuran lain untuk dibawa pulang ke rumah. Saya akan membiarkan mereka merasakan setiap sayuran mentah. Kemudian, saya akan memasak dan meminta mereka mencicipi hidangan dengan mata tertutup setelahnya. Bila mereka bisa menebak dengan benar apa isi masakan tersebut, mereka mendapat 25 sen. Ini bukan tentang uang, tapi tentang mendidik anak-anak tentang rasa yang berbeda. Semakin banyak anak terlibat di dapur, semakin baik itu. Dan semakin banyak momen menyenangkan yang mereka miliki di dapur, semakin baik mereka menyimpan informasi.”
 
Adam Carolla, Komedian

 

“Anak-anak sekarang adalah manusia digital. Mereka bukan orang mekanik. Segala sesuatu di dunia mereka melibatkan komputer, layar, chip, dan teknologi. Jika Anda mencoba membangun sesuatu yang kurang bermanfaat bagi mereka, saya ragu apakah mereka mau mengikutinya. Jadi, selalu ajak mereka melakukan sesuatu sesuai dengan cara mereka.”
 
Lela Latifa, Alice Larasati

 

 



Artikel Rekomendasi