3 Tip Membawa Bayi dan Balita Bertemu Keluarga Besar

 


Foto: Pixabay
 
Momen hari raya Idul Fitri menjadi acara kumpul wajib dengan keluarga besar. Tahun ini mungkin tergolong istimewa karena Ayah dan Bunda punya tambahan anggota keluarga baru untuk diperkenalkan kepada saudara jauhnya. Meski si kecil rentan masalah, Anda tidak bisa terus-menerus menghindar dari ‘kewajiban’ membawanya bersilaturahmi dan bersosialisasi—cepat atau lambat—dengan banyak orang. Berikut tiga tip aman membawa bayi dan balita berkunjung ke keluarga besar yang bisa Anda praktikkan agar kesehatannya tidak terganggu.
 
#1 Membuat batasan
Sulit melarang saudara sendiri untuk memegang atau menggendong si kecil tanpa mencuci tangan terlebih dahulu. Oleh karena itu, Anda harus menjadi tameng bayi atau balita dari penyebaran kuman yang dibawa oleh anggota keluarga besar saat menyentuh atau memeluknya, sesuai artikel Whattoexpect.com. Jauhkan mereka dengan cara menggunakan gendongan bayi sehingga Bunda atau Ayah bisa mengawasi interaksi antara para tamu dengan si kecil. Jangan segan juga mengatakan si kecil sedang rewel sehingga tidak mau terpisah dari orangtuanya. Pokoknya kesehatan anak harus jadi prioritas!
 
#2 Hindarkan dari anak-anak
Tahu sendiri kalau anak kecil senang menonton bayi atau balita yang usianya lebih muda. Meskipun mereka menunjukkan perhatian luar biasa terhadap si kecil, sayangnya anak-anak merupakan pembawa kuman terbesar seperti disebutkan dalam Babycaremag.com. Anak-anak sering lupa mencuci tangan sehabis bermain di luar ruang dan cenderung sulit diingatkan soal kebersihan. Namun, Anda bisa mengajak mereka bermain cilukba bersama si kecil atau membantu mengambilkan perlengkapan si kecil saat berganti baju sehingga tidak ada kontak langsung dengan bayi Anda. Jauhi pula sepupu-sepupunya yang sedang pilek atau batuk agar tidak tertulari.
 
#3 Lanjutkan rutinitas
Bayi punya rutinitas sendiri yang tidak perlu diubah karena bertemu dengan keluarga besar. Jika sudah lapar atau mengantuk, Bunda sebaiknya cepat mengabulkan kebutuhan si kecil sebelum berubah menjadi bencana. Carilah tempat sepi agar si kecil bisa fokus makan atau tidur, misalnya, sesuai jadwal hariannya. Ketika anak tertidur, Anda pun boleh beristirahat sambil menemani si kecil agar kembali segar ketika bercengkerama lagi dengan keluarga besar.
 

ALICE LARASATI


Baca juga:
3 Cara Aman dan Nyaman Mudik dengan Bayi
Tip Playdate Asyik


 

 

 



Artikel Rekomendasi

post4

Sukses liburan!

Tanpa persiapan matang, berlibur dengan bayi, atau balita ,justru bisa membuat pusing. Sontek tips traveling dengan bayi dan balita ini. ... read more