Cek Kesehatan Perempuan Melalui Darah Menstruasi

 


Foto: Pixabay
 
Risih rasanya membicarakan warna darah yang keluar dari vagina saat menstruasi. Padahal dengan mencermati darah haid, Anda bisa mengetahui kondisi kesehatan pribadi. Warna, konsistensi, dan frekuensi dari pendarahan saat menstruasi akan mengungkapkannya. Hal ini sejalan dengan anjuran dari American College of Obstetricians and Gynaecologists (ACOG) yang dilansir dari www.floliving.com bahwa menstruasi sebagai tanda vital kesehatan perempuan. Berikut panduan untuk mengecek kesehatan saat datang bulan.
 
Tipe I
• Warna: Merah cerah seperti buah cranberry
• Konsistensi: Seperti campuran jeli yang belum ‘mendingin’ (tidak terlalu cair maupun kental)
• Durasi: 5-7 hari
• Frekuensi: Setiap 28-30 hari
 
Apa artinya? Selamat! Inilah yang dianggap sebagai periode normal dan sehat. Jika Anda sudah menyinkronkan siklus dan konsumsi makanan bernutrisi, maka kebiasaan ini bisa diteruskan. Pastikan juga menjaga gaya hidup sehat dan juga mengonsumsi suplemen untuk memastikan siklus menstruasi Anda tetap pada jalurnya.
 
Tipe II
• Warna: Cokelat
• Konsistensi: Tipis atau bergaris-garis
• Panjangnya: Bervariasi
• Frekuensi: Bervariasi
 
Apa artinya? Benda cokelat itu adalah darah tua yang teroksidasi dan tidak berhasil keluar dari rahim Anda selama siklus menstruasi terakhir Anda. Hal ini biasanya disebabkan oleh kadar progesteron yang rendah. Kadar progesteron rendah ini bisa menjadi gejala awal masalah menstruasi. Hal ini pula yang menyebabkan tubuh Anda sulit berovulasi sehingga mengganggu kesuburan. Segera berkonsultasi dengan dokter!
 
Tipe III
• Warna: Gelap, ungu atau biru seperti buah bluberi
• Konsistensi: Tebal dengan gumpalan
• Durasi: Lebih lama dari satu minggu
• Frekuensi: Bervariasi
 
Apa artinya? Warna bluberi yang menggumpal ini adalah tanda kelebihan hormon estrogen. Kadar estrogen yang lebih tinggi proporsinya dibanding progesteron menimbulkan masalah selama periode haid dan berpotensi menyebabkan endometriosis, kista, atau fibroid. Dalam jangka panjang, kelebihan estrogen memiliki konsekuensi kesehatan yang lebih serius. Waspadai, ya, Bun…
 
Tipe IV
• Warna: Hampir tidak terlihat warna merah mudanya
• Konsistensi: Terlalu ringan
• Durasi: 3 hari atau kurang
• Frekuensi: Bervariasi
 
Apa artinya? Periode supersingkat dan perdarahan ekstra ringan ini dapat mengindikasikan kadar estrogen yang rendah. Hormon ini terbentuk dari makanan yang Anda konsumsi sehingga ada kemungkinan selama ini kekurangan vitamin dan nutrisi dari diet (ekstrem) yang dijalani. Bisa juga disebabkan oleh kelelahan adrenal.
 
 
Nah, setelah mencermati empat tipe darah haid di atas, segera berkonsultasi dengan ginekolog untuk mencari solusinya. Hal ini penting jika Anda ingin tetap menjalani hidup tanpa masalah kesehatan maupun kesuburan, serta bila di kemudian hari Anda ingin lekas hamil. Jangan lupa mencari banyak informasi mengenai makanan bernutrisi untuk mendukung tubuh memproduksi hormon-hormon penting, serta melakukan olahraga dengan porsi yang ideal untuk menjaga tubuh tetap fit.


PRIMA SOERATNO


Baca juga:
Pertanyaan Seputar Mioma, Kista, dan Endrometriosis
Menstruasi Tak Teratur Bisa Hamil?
4 Fakta Menarik Seputar Rahim yang Perlu Anda Ketahui

 

 



Artikel Rekomendasi

post4

Calon Ayah Harus Periksa Apa?

Idealnya, setiap calon ayah memeriksakan diri sebelum berencana punya anak. Tentu saja pemeriksaan fisik dan laboratorium penting agar kehamilan sehat tercapai.... read more

post4

5 Tips di Masa Prakonsepsi

Jika Anda sedang berusaha memiliki bayi, apa saja yang harus dilakukan agar kondisi Anda tetap prima saat hamil nantinya? Simak 5 tips berkut:... read more