HOME
Tumbuh kembang
Artikel
Tools
Berita Ayahbunda
Album Ayahbunda
Dari Ayahbunda
Bookmark
I
Daftar Baru
I
Lupa Password
I
Aktivasi
Close
Anda sudah terlogin dalam website Ayahbunda tetapi profile Anda belum diaktivasi. Silahkan
klik disini
untuk mengirimkan ulang email aktivasi.
Artikel
Berbagi Pengalaman
Bermain dan Permainan
Gizi dan Kesehatan
Keuangan
Psikologi
Resep
Tanya - Jawab
Tips
Travelling
Fashion
Terbaru !!!
Tools
Chart
Checklist
Ebook
Games
Jurnal
Materi Presentasi
Mewarnai Buncil
Alamat Penting
Kalkulator IMT
Jadwal Imunisasi
E-Card
Komunitas
Berita Ayahbunda
Album Ayahbunda
Member Ayahbunda
Acara & Lomba
Kalender Ayahbunda
Event
Interaktif
Lomba
Sayembara
Polling
Angket
Oh Ternyata!
Bayi Bulan
Tanya Ahli
Tanya Redaksi
Group Diskusi
Belanja
Buku
Majalah
Home
» Article
» Kehamilan
» Psikologi
Article
Prakonsepsi
|
Kehamilan
|
Kelahiran
|
Bayi
|
Balita
|
Keluarga
Psikologi
Bookmarking
Bookmark
Already Bookmarked
Kirim ke teman
Jadi Ayah Siaga
Meski tak ada sekolahnya, Anda bisa jadi Ayah pintar. Perlu siapkan tenaga dan perhatian bersama istri untuk menyambut kehadiran buah hati Anda. Mulai dari sini ya.
Bicarakan kehamilan.
Kegembiraan istri Anda telah hamil jangan berhenti hanya sampai memandangi test pack dengan 2 strip semalaman. Bicarakan topik kehamilan dengan istri: saling tukar perasaan, optimisme, kekhawatiran, termasuk bahas perubahan yang akan terjadi baik pada istri, hubungan Anda berdua, situasi
finansial
dan lain-lain. Dengan pembicaraan itu, Anda berdua akan memiliki, atau akan terbuka untuk saling menyesuaikan, sikap dan cara pandang terhadap kehamilan dan hadirnya anak di dalam keluarga.
Siap-siap menghadapi perubahan istri
sebagai dampak kehamilan: tubuh dan suasana hatinya. Sejak awal, bahas kemungkinan yang akan terjadi, bahkan yang terburuk sekali pun. Misalnya saja, dia terpaksa berhenti bekerja karena kehamilannya bermasalah. Dengan demikian setiap masalah bisa diantisipasi, tidak ada kejutan di belakang hari.
Belajar bersama.
Baca buku ini bersama dan diskusikan hal-hal yang menarik perhatian Anda berdua.
Tambah kadar tanggung jawab.
Menjadi ayah bukan tradisi turun-temurun atau sekadar status sosial, melainkan ibarat profesi yang menuntut tanggung jawab tak berkesudahan. Tanggung jawab Anda kini adalah melindungi istri yang hamil dan menyiapkan kedatangan bayi, baik secara finansial (mengumpulkan uang untuk biaya kehamilan dan persalinan), fisik (menjadi ayah SIAGA -siap antar jaga) dan emosi (memberi dukungan tak putus-putus untuk setiap keluhan dan masalah istri).
Be positive.
Kehamilan, persalinan dan memiliki anak adalah peristiwa besar yang berisiko. Selalu berpikir dan bersikap positif bila tertimpa musibah, akan meringankan beban Anda.
Komitmen ikut terlibat dalam kehamilan dan mengurus bayi.
Mulailah dengan komitmen mengantar istri setiap kali memeriksa kandungan ke dokter. Bila bayi telah lahir, bantu istri merawatnya, seperti memandikan, mengganti popok atau menidurkan bayi. Itu akan sangat meringankan tugas istri dan merekatkan hubungan Anda dengannya dan dengan bayi. Sebagai bukti komitmen, belajarlah itu semua dari sekarang.
Ubah gaya hidup.
Sejak mendengar istri hamil, mestinya gaya hidup Anda juga berubah seperti dia. Itu baru toleransi! Idealnya, bersikaplah seolah-olah Anda juga hamil, misalnya berhenti merokok, tidak makan atau jajan sembarangan, tidak berpesta sampai jauh malam, dan bila ada yang menawari minuman beralkohol katakan, “Tidak terima kasih, kami lagi hamil, nih!”
Baca juga:
Petunjuk untuk Ayah, Saat Istri Hamil
Bekal Menemani Istri melahirkan
Sukses Jadi Ayah Baru
Komentar
Sedang mengambil data ...
Input komentar
200 karakter tersedia
Sedang mengirim komentar ...
* Dengan mengklik tombol "kirim" diatas berarti anda telah menyetujui
Privacy Policy & Disclaimer
kami.
Kirim ke Teman
Nama
Email
Tambah Email
Pesan
200 karakter tersedia
Sedang mengirim email ...
* Jika Anda telah login, maka email akan terkirim dengan nama Anda
Angket Ayahbunda
Angket Ayahbunda 2012
Tanpa Alergi Si Kecil Tumbuh Optimal
» more