Waspadai Batuk Pilek Pada Bayi

 

Batuk merupakan suatu gejala. Ini kerap membuat Bunda khawatir. Batuk pada bayi kerap dipicu oleh iritasi pada saluran napasnya. Tetapi di masa pandemi ini, disaat virus covid bermutasi menjadi omicron bunda tentu harus ekstra berhati-hati bila bayi atau anak mengalami demam, pilek dan radang tenggorokan. Gejala omicron lebih seperti flu biasa. Bunda dapat mengamati gejala batuk yang dialami oleh bayi dan membawanya ke dokter bila mengalami  ini:

- Sulit bernapas
- Napas pendek
- Demam mencapai suhu 38 derajad Celcius
- Sulit menelan karena sakti tenggorokan
- Sakit kepala

Covid-19 bisa menyerang siapa saja, bahkan anak di bawah usia 2 tahun. Tetapi bila bayi tidak mengalami gejala seperti flu, misalnya  bayi mengalami batuk berulang, coba, deh, Anda cek ke dokter untuk mengetahui apakah anak menderita asma. 

Baca: Orang Tua Wajib Tahu Gejala Omicron pada Anak

Batuk berulang (walaupun tanpa disertai napas berbunyi/mengi) bisa jadi gejala asma. Kalau ternyata bayi memang asma, Anda harus jeli mencari tahu pemicu asmanya serta harus bisa menghindari serta mengontrol pemicu itu. Hal-hal yang bisa Anda lakukan, yakni:

- Bersihkan debu rumah dengan vacuum cleaner atau lap lembap.

- Cuci perlengkapan tidur anak dengan air bersuhu di atas 60 derajat Celcius.

Baca juga: Gangguan Pernapasan Ini Bisa Menyerang Bayi di Bawah Usia 6 Bulan

- Sebaiknya tidak memakai karpet di rumah dan jangan berikan mainan berbulu pada anak.

- Cek kembali MPASI anak atau menu makannya. Hindari bahan makanan berpengawet atau yang mengandung MSG   karena makanan yang mengandung MSG dan bahan pengawet sulfite bisa memicu serangan asma.

- Bunda dan ayah dilarang keras merokok!


 

 


Artikel Rekomendasi

Bayi Tersedak, Segera Bertindak!

Tersedak merupakan kegawatdaruratan yang sangat berbahaya karena dalam beberapa menit anak bisa kekurangan oksigen, sehingga hanya dalam hitungan menit dia akan kehilangan reflek napas, denyut jantun... read more

Load more