Anak-anak Rentan Terpapar Covid-19, Jangan Mudik!

 

Foto: Shutterstock



Belakangan ini banyak foto serta video viral mengenai ramainya lalu lintas, bandara, mal, dan pasar. Ada juga laporan yang menyebutkan bahwa tercatat sudah tiga ratusan ribu kendaraan meninggalkan Jakarta menuju berbagai kota di H-3 Idul Fitri ini. Padahal, saat ini seharusnya semua orang masih dalam kondisi PSBB dan mematuhi anjuran physical distanding. Tak hanya orang dewasa saja, foto-foto dan video tersebut juga memperlihatkan keikutsertaan anak-anak.
 
Dr. dr. Aman B. Pulungan, Sp.A(K), Ketua Umum Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menyayangkan hal ini. “Lebih banyak dilanggar ya, peraturan yang ada,” ujarnya. Dokter Aman berharap agar masyarakat tidak berkerumun, mengunjungi keramaian, dan tidak mudik. Sebab, hal ini bisa meningkatkan risiko penularan COVID-19
 
Menurut dr. Aman, anak-anak sangat rentan terpapar COVID-19 bila tradisi mudik masih dijalankan seperti biasa. “Kalau mudik, anak-anak ikut, saya nggak yakin, apa anak-anak betah pakai masker lama-lama,” ujarnya.  Seperti diketahui, memakai masker termasuk salah satu protokol kesehatan yang harus dilakukan untuk mencegah penularan dan tertular dari virus corona.
 
Ia juga menambahkan, “Budaya kita salim tangan, cipika cipiki, saya juga tidak yakin  apakah saat Lebaran bisa dicegah untuk tidak dilakukan.” Segala hal yang melibatkan kontak fisik ini tentu dapat menjadi risiko penularan. 
 
Kita tentu tak bisa menjadi manusia egois dengan memaksakan diri memenuhi tradisi lebaran seperti yang sudah-sudah. Sekalipun tidak bisa melakuan pertemuan secara fisik, kita semua tetap bisa bersilaturahmi dengan bantuan teknologi. 
 
(Lela Latifa)

 

 


Topic

#corona #coronavirus #viruscorona #covid19 #dirumahsaja #dirumahaja #belajardirumah #workfromhome



Artikel Rekomendasi