6 Langkah Merawat Si Gigi Susu

 



Perkembangan buah hati memang selalu menjadi topik yang menyenangkan untuk dibahas. Seiring bertambahnya usia, akan ada banyak perubahan yang terjadi pada tubuh si kecil, terasuk dengan kehadiran si gigi susu yang umumnya mulai muncul saat bayi berusia 6 bulan hingga 1 tahun.

Meskipun hanya bersifat sementara, gigi susu ini tak hanya berperan untuk membantu si kecil Mengunyah makanan dan membantu perkembangan tulang dan otot rahang, tetapi juga menjadi pondasi yang.membuka tempat atau ruang pertumbuhan gigi tetap.

Sebagian orang tua beranggapan bahwa perawatan gigi susu tidaklah sepenting gigi permanen. Padahal, kesehatan gigi anak sudah harus diperhatikan dan dirawat bahkan dari sebelum si gigi susu itu sendiri tumbuh. Yuk, Bun, mulai rawat si gigi susu dengan 7 langkah berikut.

Dimulai dari merawat gusi bayi

Sebelum gigi susu tumbuh, Bunda bisa mulai rutin membersihkan gusi bayi, setelah ia makan dan sebelum tidur, menggunakan kain lap yang bersih dan lembut. Namun sebelum memulai membersihkan gusi bayi, pastikan Bunda telah sedikit membasahi lap dengan air hangat.

Mengenalkan sikat gigi

Saat si kecil sudah menunjukkan tanda-tanda kemunculan gigi susu, Bunda harus segera merawat gigi yang baru tumbuh tersebut. Si kecil pasti akan rewel selama masa tumbuh gigi ini, jadi pastikan Anda telah menyediakan mainan teether untuk mengurangi rasa gatal pada gusi. Mulai ajarkan si kecil untuk rutin menyikat gigi, Bunda bisa menggunakan sikat gigi dengan bulu yang halus atau yang memiliki mainan pada gagangnya dan pasta gigi khusus anak-anak.

Asyiknya sikat gigi

Banyak kegiatan yang bisa Bunda lakukan bersama si kecil selama proses membersihkan gigi misalnya, Anda bisa memangku si kecil sambil mengajaknya mengobrol atau bernyanyi agar si kecil merasa nyaman selama proses sikat gigi berlangsung. Pastikan Bunda telah membersihkan setiap permukaan gigi susu dan sela-selanya, agar tidak ada sisa susu dan makanan yang tertinggal.

Menghindari gigi berlubang

Gigi yang berlubang biasanya ditandai dengan perubahan warna menjadi putih, cokelat, atau hitam dan rasa nyeri saat berusaha untuk menggigit. Untuk menghindari gigi bayi agar tidak berlubang, Bunda harusi membiasakan si kecil agar tidak minum susu sampai tertidur, dan rutin membersihkan giginya setelah minum susu atau sebelum tidur.

Makanan memengaruhi kesehatan gigi

Kesehatan gigi anak tentu berkaitan erat dengan apa yang ia konsumsi. Pastikan si kecil selalu mengonsumsi makanan sehat seperti buah-buahan dan sayuran agar gigi susu dan gigi permanennya kelak tetap terawat. Tapi, bagaimana bila si kecil susah makan sayur? Bunda bisa memvariasikan jenis sayur dan buah atau membentuk makanan si kecil menjadi lebih menarik dan tidak membosankan. Bunda juga bisa mulai menumbuhkan rasa peduli terhadap kesehatan gigi pada anak lewat dongeng, agar pembahasan lebih terdengar menyenangkan.

 


Kunjungan ke dokter gigi

Dokter gigi selalu menjadi momok yang menyeramkan bagi anak-anak. Bunda bisa mulai mengenalkan dokter gigi pada anak dengan cara yang menyenangkan yaitu lewat video atau cerita dongeng. Saat mengajak si kecil untuk kunjungan ke dokter gigi, usahakan datang lebih awal dari jadwal yang telah ditetapkan agar si kecil bisa bereksplorasi dan merasa nyaman dengan klinik dokter gigi tersebut.

Baca juga:
Rawat Gigi Anak Sejak Bayi
5 Trik Cegah Gigi Anak Rusak Dan Berlubang
Memilih Dokter Gigi Anak



Debbyani Nurinda

 



Artikel Rekomendasi