9 Tanda Kehamilan Kembar, Salah Satunya Adalah Intuisi Ibu

 

Foto: shutterstock


Segera ketika kehamilan dimulai, tubuh memroduksi hormon, dan akan diikuti perubahan-perubahan fisik. Perubahan ini bisa saja tanda pertama kehamilan. Apakah tandanya berbeda dengan - ketika Anda hamil tunggal.  

Banyak orang yang pernah mengalami kehamilan kembar mengatakan bahwa mereka merasa hamil kembar, meski sebelum dipastikan lewat pemeriksaan ultrasonografi. 

Beberapa tanda ini menunjukkan adanya kehamilan kembar, sejak minggu pertama kehamilan. 


1. Morning sickness lebih panjang 


Morning sickness terjadi lebih awal, yaitu di minggu ke 4 kehamilan, tepat saat Anda tidak menstruasi. Meningkatnya hormon human chorionic gonadotropin (hGH) memicu mual. 

Beberapa orang yang hami kembar menyatakan mengalami morning sickness lebih lama. Ini mungkin bukan patokan umum karena morning sickness pada setiap orang bisa berbeda.  Juga pada setiap kehamilan. 

Tapi mengalami morning sickness sampai minggu ke 14 kehamilan bisa jadi pertanda kehamilan kembar. Morning sicknes berkepanjangan yang berat juga bisa jadi pertanda hyperemesis gravidarum yang diandai dengan muntah beberapa kali sehari, mengalami pusing sepanjang hari, atau berat badan turun drastis, bicarakan dengan obgin. 

 

2. Kelelahan

Anda merasa kelelahan yang bisa dialami pada 4 minggu sebelum berhenti haid. Peningkatan hormon dikombinasi dengan seringnya buang air kecil yang mengganggu tidur Anda, membuat Anda kelelahan. Tapi ini bukan indikator Anda hamil kembar karena hamil tunggal juga mencakup gejala ini.

Jika Anda merasa sangat mudah lelah dan merasa sangat lelah, usahakan istirahat cukup. Kurang tidur dapat memicu depresi. 


3. hCG tinggi

Hormon yang diproduksi oleh tubuh saat hamil mudah dideteksi oleh alat tes kehamilan yang Anda gunakan di rumah karena hormon ini akan dibuang lewat urine. Alat tes ini tidak dapat mendeteksi tingkat hCG, tetapi bisa dideteksi dengan tes darah. 

Kalau Anda menjalani treatment kesuburuan, Anda harus diambil darahnya untuk melihat tingkat hCG. Dokter akan menunjukkan batas hCG, dan bila peningkatannya dua kali lipat, itu pertanda kehamilan ganda. 


4.  Ada 2 detak jantung

Detak jantung janin dapat ditangkap di usia kehamilan 8 - 10 minggu dengan fetal dopler. Bila dokter menangkap detak jantung kedua, dia akan melakukan pemeriksaan dengan USG untuk mendapatkan gambaran yang lebih jelas. 


5. Merasakan gerakan bayi lebih awal

Gerakan janin biasanya bisa dirasakan di usia 16 - 25 minggu. Meski belum ada risetnya, tapi banyak ibu mengatakan bahwa gerakan janin kembar dapat dirasakan di usia kehamilan trimester 1 atau sebelum 16 minggu. Tendangannya pun terasa lebih sering. 


6.  Kenaikan berat badan yang sangat cepat

Kehamilan memberi dampak bagi tubuh perempuan. Tidak hanya berat badan bertambah, tetapi rahim juga membesar untuk menampung janin. Bila penambahan berat badan terjadi sangat cepat, dokter kandungan atau bidan akan mengukur tinggi fundus - pengukuran antara tulang kemaluan dan bagian atas rahim. Pemeriksaan ini dapat menunjukkan kehamilan ganda. 
 

7. Hasil tes AFP tidak normal

Skrining alfa fetoprotein atau skrining serum ibu atau tes tiga penanda dilakukan di trimester kedua. Skrining ini biasa dilakukan untuk mengetahui cacat lahir tertentu dan protein tertentu yang dikeluarkan oleh hati janin. Hasil tes positif atau AFP tinggi berarti kehamilan ganda. 
 

8. Ukuran perut lebih besar 

Dokter akan mengukur tinggi fundus - jarak antara tulang kemaluan sampai bagian atas rahim. Pengukuran ini dapat menunjukkan usia kehamilan. Kehamilan kembar mengakibatkan peningkatan peregangan rahim dan tinggi fundus lebih besar dari usia kehamilan yang sebenarnya.


9. Intuisi ibu

Terkadang ibu memiliki intuisi bahwa dirinya mengandung janin kembar. Tetapi kepastian yang paling baik adalah lewat pemeriksaan USG yang sejak awal kehamilan dokter akan menggunakan mesin UGS untuk melihat kondisi rahim. 



 

 


Topic

#9bulanyangmenakjubkan



Artikel Rekomendasi

post4

Migrain Saat Hamil Bukan Hal Sepele

Migrain selama hamil tidak boleh dianggap enteng. Penelitian Dr.Cheryl Bushnell dari Duke University, North Carolina, AS, menemukan ada kaitan erat antara migrain dengan penyakit vascular (pembuluh da... read more