Bunda Ngidam Apa?

 

Foto: freepik

Orang ngidam memang aneh. Mulai dari ingin mengunyah es batu, hingga buah yang tidak sedang musim.
 
Tak semua ibu hamil mengalami ngidam, tapi tidak sedikit pula yang mengalaminya. Ngidam sering diartikan sebagai keinginan yang tak tertahankan untuk memakan makanan tertentu.
 
Banyak perdebatan soal ngidam ini. Ada yang mengatakan, ibu hamil butuh perhatian, sengaja ingin mendapat perlakuan istimewa dari suami dan orang di sekitarnya, dan manja!
 
Pada kenyataannya banyak ibu hamil  menginginkan makanan ‘sepele’ yang mudah dibeli di mini market seperti cokelat, bahkan ada yang ngidam cabe rawit. Ia tidak perlu merepotkan suami yang harus mencarinya tengah malam atau pagi-pagi buta.   
 
Mengapa Ngidam
 
Sebanyak 50-90% ibu hamil di Amerika ngidam saat hamil. Sebagian besarnya ngidam cokelat. Pada tahun 2014, dua orang ilmuwan, Natalia Orloff dan Julia Hormes  dari Fakultas Psikologi universitas Albany, AS, meneliti penyebab ngidam selama hamil.
 
Dari investigasinya, mereka berdua menemukan definsi tentang ngidam, yaitu dorongan yang sangat kuat untuk memakan makanan tertentu dalam kondisi tidak lapar, dan sulit dicegah. Ngidam lazim terjadi di trimester pertama dan memuncak di trimester dua usia kehamilan.
 
Lalu, mengapa hal itu bisa terjadi? Perempuan yang menjaga makannya secara ketat, menghindari berbagai jenis makanan untuk menjaga berat badan demi kecantikan sebelum hamil, cenderung menjadi makan berlebihan ketika hamil.
 
Di masa inilah tubuh mencari keseimbangan, memerlukan zat-zat yang terdapat pada makanan yang dulu dia hindari, atau tidak pernah dia makan sama sekali – padahal diperlukan oleh tubuh.  
 
Riset Orloff dan Hormes yang dilakukan lebih jauh juga menemukan fakta bahwa ngidam adalah suatu kondisi yang dipengaruhi oleh faktor psikososial. Di Amerika, perempuan yang sedang hamil boleh makan apa saja – termasuk yang secara sosial tidak disetujui.
 
Setiap orang akan memaklumi bila ada perempuan hamil  ingin makan yang aneh-aneh. Akibatnya banyak ibu hamil mengalami kenaikan berat badan berlebihan. Riset mereka yang lain juga menemukan bahwa  pengaruh hormon kehamilan terhadap ngidam, ternyata kecil.
 
Ngidam dan Maknanya
 
Kalau Anda pernah ngidam   ingin mengunyah es batu, sebuah riset tahun 2014 menyebut, keinginan tak tertahankan untuk mengonsumsi makanan atau minuman dingin, merupakan pertanda anemia.
 
Hipotesanya adalah, makanan atau minuman dingin dapat meningkatkan aliran darah ke otak untuk sesaat, akibat menurunnya zat besi dalam darah. Demikian tulis Charlotte Hilton Andersen dalam www.rd.com .
 
Charlotte mencoba menjabarkan zat tertentu yang terdapat pada makanan yang diidamkan oleh ibu hamil, atau pun orang yang tidak sedang hamil.
 

- Cokelat. Pertanda Anda sedang mengalami depresi, dan sedang mencoba mengatasi sendiri (American Chemical Society).
 
Menurut risetACS, 100 gr dark chocolate dapat meningkatkan serotonin dan dopamine - hormon yang memicu rasa senang atau gembira. Selain itu cokelat juga mengandung magnesium dan theobromin yaitu dua zat yang mampu menurunkan hormon stress, dan membuat otot lebih relaks.
 

- Keju. Keju mengandung berbagai zat comfort food. Keju mengandung l-tryptophan, zat yang memicu relaksasi dan meningkatkan suasana hati. Kalau Anda ingin makan pizza atau mac&cheese, berarti Anda hanya butuh sedikit l-tryptophan.
 
Tetapi bila Anda menginginkan keju terus-terusan dan sering mengudap keju, berarti ada gangguan pada otak, yaitu kesulitan mengingat dan fokus. Riset lain menyebut, orang dengan ADHD (Attention Deficit and Hyperactivity Disorder) cenderung mengonsumsi keju lebih banyak.
 

- Soft drink. Anda bukannya sedang ngidam soda, tetapi kandungan kafein di dalam  minuman bersoda. Dalam satu gelas minuman bersoda mengandung 30 mg kafein. Kalau Anda ngidam soft drink di masa kehamilan, Anda tetap harus berhati-hati karena kandungan phosphoric acid dalam minuman berkarbonasi dapat mengikis kalsium dan magnesium dalam tulang Anda. Padahal kalsium dan magnesium sangat Anda butuhkan dalam pembentukan tulang dan gigi pada janin.

- Camilan asin. Mengidamkan makanan atau camilan asin, pertanda tubuh Anda kurang mineral (Jurnal Psychology and Behavior).
 
Riset terhadap seorang perempuan yang menginginkan makanan asin terus menerus ternyata ia mengalami kekurangan kalsium, magnesium, dan zinc. Bila Anda ngidam camilan asin, pastikan Anda tahu batas.

-
Makanan pedas, pertanda tubuh Anda memerlukan pemanas. Aneh, padahal ketika tidak hamil Anda tidak suka pedas. Mengonsumsi makanan pedas akan meningkatkan produksi keringat, yang pada akhirnya kembali mendinginkan tubuh Anda. Ngidam makanan pedas bisa jadi pertanda Anda sedang mengalami banjir adrenalin.
 
Imma Rachmani
 
 

 

 



Artikel Rekomendasi

post4

Plasenta Lepas

Plasenta yang lepas sudah termasuk kondisi yang membahayakan baik bagi ibu hamil maupun janin. Buruan ke dokter agar segera ditangani secepatnya... read more