Ibu Hamil Harus Waspada, Hepatitis A Bisa Sebabkan Persalinan Prematur

 

Wabah virus Hepatitis A di Depok Jawa Barat ditetapkan sebagai Kejadian Luar Biasa. (foto: Pixabay)

Wabah Hepatitis A di Depok, Jawa Barat, sedang menjadi perhatian publik. Menurut informasi di media, saat ini sudah teridentifikasi sebanyak 262 kasus dan ditetapkan sebagai Kejadian Luar Biasa.

Hepatitis A merupakan penyakit hati yang sangat menular. Penyebabnya adalah virus Hepatitis A atau HAV. Tak seperti Hepatitis B dan C, Hepatitis A tidak menyebabkan penyakit hati kronis dan jarang berakibat fatal.

Pada umumnya, virus Hepatitis A ditularkan melalui makanan dan minuman, kontak langsung orang ke orang, maupun air yang terkontaminasi virus tersebut. Hubungan seksual baik secara anal ataupun oral dapat menjadi perantara penyebaran virus Hepatitis A.

Situs kesehatan Healthline menyebutkan bahwa Hepatitis A biasanya tak menimbulkan risiko khusus bagi ibu hamil dan bayinya. Namun, infeksi Hepatitis A biasanya dikaitkan dengan risiko persalinan prematur yang lebih tinggi. Terutama jika infeksi terjadi selama trimester kedua dan ketiga.

Hal ini dibenarkan oleh ahli kandungan dr. Sarah Rizka, SpOG dari RS YK Madira Palembang. "Bisa menyebabkan persalinan prematur bila terkena HAV selama trimester 1. Karena virus ini menyebabkan plasenta terpisah dari rahim," ujarnya saat dihubungi Ayahbunda pada 4 Desember 2019.  

Namun, dijelaskan dr. Sarah, jika ibu terjangkit virus Hepatitis A, maka belum tentu bayinya akan tertular. "Untuk penularan ke bayi jarang terjadi," katanya.

Sebagai tindakan pencegahan terhadap Hepatitis A pada ibu hamil, dr. Sarah menyarankan supaya ibu hamil memperhatikan kondisi makanan dan minuman, serta mencuci tangan dengan air bersih. Hal ini penting karena Hepatitis A kerap terjadi dalam lingkungan yang bersanitasi buruk.

"Ibu harus menjaga kebersihan diri saat makan dan minum. Karena sering terjadi dengan sanitasi yang buruk. Mencuci tangan harus menggunakan air bersih," kata dr. Sarah.

Jika ibu hamil sudah terkena virus Hepatitis A, disarankan supaya langsung melakukan vaksinasi.



ALIKA RUKHAN


 

 



Artikel Rekomendasi