Ini Alasan Mengapa Ngidam Tak Harus Dipenuhi

 

Foto ilustrasi (Freepik)

Air liur menetes malam-malam membayangkan rujak mangga atau tiba-tiba ingin mengunyah sesuatu. Apakah ngidam harus selalu dituruti?

Mengidam adalah keinginan makan makanan yang dialami ibu hamil di trimester pertama. Belum banyak penjelasan medisnya, tetapi ngidam sering dikaitkan dengan adanya hormon hCG yang menimbulkan rasa besi di indera pengecap Anda. Selain itu, ngidam juga dikaitkan dengan masalah perilaku ibu hamil yang ingin lebih diperhatikan oleh suami atau keluarganya. Boleh turuti ngidam asalkan jenis dan porsi makanannya wajar. Abaikan ngidam  jika menyandu makanan yang sama setiap hari, sebab makanan ibu hamil harus bervariasi.

- Jangan turuti ngidam junk food, soft drink atau makanan bergizi rendah lainnya, bila terus-terusan atau lebih dari 1 kali.
- Terlalu banyak makan buah asam berisiko mencetus gangguan lambung.
- Biasakan sarapan dan makan teratur. Perut kenyang mencegah keinginan makan yang aneh-aneh.
- Ganti versi sehat. Misalnya, bila ingin es krim, ganti dengan yoghurt dingin. Ingin softdrink, ganti dengan air mineral ditetesi perasan lemon. Ingin french fries, ganti pop corn dengan sedikit atau tanpa mentega. Mau kue-kue manis, ambil krakers, biskuit sereal, atau seiris roti gandum.
- Mengabaikan ngidam tidak membuat anak sering ngiler (air liur menetes).

Baca juga:
Panduan Makan Ibu Hamil
Atasi Mual dan Muntah

 



Artikel Rekomendasi

post4

Hamil Di Usia 40-an

Meski emosi sudah jauh lebih stabil, kualitas kromosom tidak sebaik usia muda, sehingga risiko melahirkan anak dengan cacat fisik atau mental akan lebih besar. ... read more