//} ?>

Cara membedakan Kehamilan dari Kondisi 'Normal'

 


Foto: Pixabay

 
Aktif secara seksual berpotensi membuat diri Anda hamil. Jika memang saat ini Bunda dan Ayah sedang mengharapkan keturunan, tentu sangat berharap agar gejala-gejala kehamilan segera muncul. Kondisi perut kembung dan sakit patut diwaspadai karena memiliki gejala yang mirip. Simak penjelasan selengkapnya  seperti dilansir dari www.americanpreganancy.org.

Apakah saya hamil atau perut hanya kembung?
Kehamilan seperti halnya PMS, ovulasi, dan mengonsumsi makanan tidak sehat dapat menyebabkan perut kembung. Untuk mendapatkan kepastiannya, coba singkirkan makanan yang dapat menyebabkan kembung. Apakah Anda makan lebih banyak protein yang tidak sehat (digoreng) dalam beberapa hari terakhir? Apakah jadwal BAB Anda tidak normal (meskipun ini dapat terjadi pada perempuan hamil)? Apakah Anda pernah mengalami sakit kram atau gas? Jika semua itu tidak dialami, maka penyebabnya itu sesuatu yang berbeda.

Pada saat perempuan akan memulai periode menstruasinya, perut juga akan terasa kembung. Jika periode menstruasi Anda tidak juga datang setelah lewat beberapa hari dari jadwal, silakan segera melakukan tes kehamilan.


Apakah saya hamil, atau dalam kondisi sakit?
Sering kali pertanyaan ini muncul karena Anda mengalami mual atau muntah beberapa hari setelah berhubungan intim. Terkadang kondisi sakit juga dibarengi kram perut, gangguan pencernaan, atau sakit kepala. Beberapa perempuan bahkan mengalami gejala pilek biasa saat kehamilan dini. Apabila hubungan seks baru lewat beberapa hari kemungkinan hamil sangat kecil.

Jika Anda mengalami mual atau muntah sebelum masa menstruasi datang, tunggu untuk melihat apakah periode menstruasi datang tepat waktu. Bila tidak ada perubahan jadwal menstruasi berarti Anda memang sedang sakit dan pergilah ke dokter untuk berobat.

Kondisi kram parah atau menusuk di perut (terutama jika hanya di sisi kanan atau kiri) bersamaan dengan rasa mual atau muntah wajib mendapat perhatian. Kemungkinannya adalah tanda kista ovarium atau kehamilan ektopik yang membutuhkan konsultasi dengan dokter segera!
 
 
PRIMA SOERATNO


Baca juga:
Faktor Penyebab Ibu Hamil Mudah Emosi
Apakah Saya Hamil atau Tidak?

 

 



Artikel Rekomendasi