5 Siasat Balita Gemar Makan Makanan Bergizi

 

Hadapi balita yang susah makan, memang tidak mudah. Apalagi jika diminta untuk melahap makanan bergizi. Kebanyakan, malah balita semangat untuk menolaknya! Namun, bukan berarti Bunda menyerah begitu saja dong. Ayo pantang mundur!

1. Ajak ke dapur.
Kenalkan peralatan memasak dan ijinkan anak bermain dengan panci dan kawan-kawannya itu. Khusus pisau dan garpu besar, Anda harus ketat mengawasi dan membatasi eksplorasinya agar ia tidak terluka. Jelaskan fungsi dan manfaat peralatan itu dan ajak anak untuk mencobanya. Misalnya  menimbang tepung atau mengocok telur. Merasa terlibat dalam proses pembuatan makanan, membuatnya lebih berselera makan.

2. Kenalkan cara masak
Hindari menu monoton dengan memvariasikan cara pengolahan bahan makanan. Dari bahan yang sama, bisa diolah dengan cara yang berbeda, mulai dari direbus, digoreng, dikukus, dipanggang, dibakar, dimasak tanpa api, hingga didinginkan/dibekukan. Tunjukkan pada anak saat Anda memanggang dan sebutkan alat pemanggangnya. Mengenalkan balita pada aneka cara masak menjadi sarana belajar tentang nutrisi.

3. “Sembunyikan” makanan sehat
Brokoli, wortel, bayam, bisa membuatnya mengunci mulut. Harus diakui tidak mudah membuat sayuran menjadi makanan favorit anak. Tapi ada cara jitu mengakalinya. Jessica Seinfeld dalam bukunya “Deceptively Delicious”, membantu Anda menyembunyikan sayur dalam makanan balita, sehingga ia tetap mau menyantapnya. Misalnya daging burger yang dicampur dengan sayuran.

4. Sama dengan menu keluarga
Jangan bedakan menu keluarga dengan menu anak. Sesering mungkin sajikan menu keluarga kepada balita. Bosan menghadapi menu yang sama setiap hari membuat anak jadi malas makan, apalagi jika dia melihat menu makanan Anda lebih menarik. Misalnya Anda memasak ikan rica-rica, pisahkan antara ikan dengan cabai agar balita bisa menikmati ikan tanpa kepedasan.

5. Cicipi beberapa kali
Dorong balita untuk mencoba mencicipi menu baru atau menu yang biasa Anda makan. Biarkan dia mencoba beberapa kali, jangan menyerah jika ia menolak meski baru satu kali mencicipi. Misalnya cumi-cumi masak woku yang sarat bumbu, mungkin balita Anda kaget dengan rasa bumbunya yang asin masam dan aromanya yang harum. Coba ulangi lain waktu sampai ia terbiasa.

Baca:
Gugah Selera Anak Dengan Makan Bersama
Membiasakan Balita Makan Tepat Waktu
Makan Terampil Si Balita
Tips Ayah Pintar Memasak untuk Balita





 



Artikel Rekomendasi