Dinding Bebas Bakteri, Rumah Aman dan Nyaman Bagi Keluarga

 


Meski angka kasus Covid-19 dilaporkan menurun, namun kondisi pandemi belum bisa dibilang usai. Ancaman virus serta bakteri (mikroba) dapat terjadi dimanapun termasuk pada hunian tempat tinggal keluarga. Saat pandemi, tentunya Bunda lebih waspada dalam menjaga kebersihan tujuannya tak lain demi menjaga kesehatan keluarga, terutama jika si Kecil dalam masa tumbuh kembang yang sedang asyik-asyiknya bereksplorasi melalui semua panca inderanya, baik indera penglihatan, perasa hingga peraba. Pada masa ini, si Kecil akan penasaran untuk memegang serta memasukkan benda-benda ke mulutnya.
 
Redaksi Ayahbunda menemukan bahwa; meski banyak dari Ayah ataupun Bunda sangat menjaga kebersihan semua benda di lingkungan rumah yang dapat dijangkau si Kecil, banyak pula yang tidak mengetahui bahwa dinding rumah ternyata adalah sarang virus dan bakteri yang sering luput dari perhatian. Seperti yang kita tahu, virus Covid-19 dapat hidup di permukaan sebuah benda hingga berhari-hari, tak terkecuali pada dinding rumah. Selain itu bakteri E. coli dan Staphylococcus Aureus juga seringkali ditemukan tinggal dengan nyaman pada dinding rumah Anda.
 
Faktanya, penelitian mengungkapkan dalam suatu rumah bisa terdapat lebih dari 125 ribu jenis bakteri dan 70 ribu jenis jamur. Penelitian menambahkan, rata-rata rumah yang telah dibersihkan setiap hari dapat tetap menyimpan lebih dari 5 ribu jenis bakteri dan 2 ribu jenis jamur.  (Sumber: klikdokter.com)
 
Berbicara masalah dinding rumah, ada banyak komponen yang juga harus diperhatikan, seperti kelembapan dinding, ketahanan terhadap jamur, dimana hal tersebut berkaitan erat dengan ‘treatment’ dinding sebelum diaplikasikan cat, hal lain yang harus diperhatikan adalah komponen dari cat dinding yang digunakan, apakah memiliki kandungan berbahaya bagi kesehatan keluarga? Redaksi Ayahbunda merangkum beberapa hal yang harus diperhatikan saat mempersiapkan dinding hunian Anda agar bebas jamur, kuman dan mikroba.
 
Cat Dasar Cat dasar atau cat primer merupakan komponen penting yang sering terlewat karena kurangnya edukasi atas fungsi cat dasar. Cat dasar biasanya mengandung formula yang khusus mengeliminasi jamur serta garam alkali pada dinding, dengan formula tersebut cat dinding hunian dapat bertahan lama hingga tahunan. Jika ingin di analogikan sebagai make up, cat dasar mirip dengan primer yang Bunda gunakan sebelum mengaplikasikan make up agar make up bisa bertahan lebih lama.
 
Komposisi Cat Komposisi cat merupakan aspek penting. Pastikan cat yang Bunda pilih tidak mengandung bahan berbahaya atau meninggalkan residu berbahaya, sering dikenal sebagai VOC (Volatile Organic Compound) yang jika kandungannya lebih dari yang disarankan, akan berbahaya dampaknya bagi kesehatan. Pastikan juga dibuat dari bahan-bahan yang ramah lingkungan seperti; berbahan dasar air, tidak mengandung timbal dan merkuri (bahan berbahaya), dan penting untuk memilih cat yang memiliki formula antibakteri.
 

Warna   Suasana hati dan perilaku anak sangat dapat dipengaruhi oleh warna. Warna-warna pastel dikaitkan dengan suasana tenang, sedangkan warna cerah disebut bisa menstimulasi anak menjadi lebih aktif. Untuk pemilihan skema warna, Anda dapat mencari ide terlebih dahulu atau mensimulasikannya melalui aplikasi cat dinding. Selaraskan warna dinding dengan furnitur atau elemen dekorasi yang akan Bunda letakkan di kamar anak.  
 
Waktu pengecatan  Luangkan waktu 2x24 jam ketika melakukan proses pengecatan, karena proses cat dinding yang dimulai dari cat dasar hingga mengaplikasikan cat dengan warna favorit Bunda atau si Kecil, memerlukan waktu pengeringan yang maksimal agar hasilnya dapat bertahan lama.
 
Menjelang Hari Raya Idul Fitri, Bunda bisa mulai merencanakan untuk melakukan pengecatan ulang hunian, terutama dengan cat yang memiliki formula Anti Mikroba, sehingga bukan hanya suasana baru yang didapatkan dari mengganti warna cat dinding namun juga memiliki dinding yang bebas mikroba di seluruh ruangan, terutama kamar si Kecil yang menjadi pusat aktivitasnya. Formula anti mikroba yang mana yang sebaiknya jadi pilihan Bunda?
 
Silver Ion AG+ Silver Ion AG+ merupakan formula anti mikroba dengan efektifitas 99,9% dalam melawan kuman, bakteri dan virus (mikroba) yang telah teruji aman bagi lingkungan serta kesehatan, salah satunya cat dinding yang memiliki formula Silver Ion AG+ adalah seri Antibacterial Paints dari Mowilex.
 
Terdapat tiga kategori produk Mowilex Antibacterial Paints series, yaitu
- Emulsion Gloss Antibakteri yang memiliki tampilan akhir kilap, halus, dan mewah.
- Emulsion Satin Antibakteri yang memiliki tampilan akhir satin atau semi kilap.
- Cendana Antibakteri yang memiliki tampilan akhir matte atau tidak kilap.

Hasil tes laboratorium independen berskala internasional menunjukkan, Silver Ion dapat membunuh bakteri Staphylococcus Aerus penyebab penyakit kulit dan E. coli yang mengganggu pencernaan. Selain itu, Silver Ion juga efektif membunuh Human Coronavirus CoV-OC43 dan Eterovirus EV-A471. Formula ini bekerja dengan cara merusak DNA bakteri dan virus, menghentikan metabolisme bakteri dan virus, sampai akhirnya mati dan tak dapat berkembang biak.
 
Kini, Bunda dapat mewujudkan hunian yang bersih bebas mikroba dengan hadirnya Mowilex Antibacterial Paints. Kelebihan lain dari Mowilex Antibacterial Paints adalah telah memiliki sertifikat Singapore Green Label yang menandakan bahwa cat ini tidak memiliki bahan berbahaya yang bisa memengaruhi tumbuh kembang si Kecil. Dari segi daya sebar, Mowilex juga bisa dibilang ekonomis, karena untuk kamar berukuran 3x3m Bunda cukup menggunakan 1 galon produk Mowilex Antibacterial Paints yang bisa bertahan hingga bertahun-tahun! Nah Bunda, selamat mendekorasi ulang hunian dan miliki dinding bebas mikroba menggunakan Mowilex Antibacterial Paints dengan teknologi Silver Ion AG+.  
 

*Webtorial bersama Ayahbunda dan MOWILEX – Premium Paints*
 
 

 



Artikel Rekomendasi