Membangun Pondasi untuk Tumbuh Kembang Anak

 


Perubahan kehidupan terjadi begitu cepat. Pandemi covid-19 terjadi, menuntut warga dunia untuk beradaptasi. Bekerja dari rumah, sekolah dari rumah, dan di rumah saja, adalah bentuk-bentuk pencegahan penyebaran virus.
 
Banyak orang tua tidak siap menghadapi situasi ini. Perubahan mendadak, menuntut adaptasi mendadak. Menghadapi kenyataan bahwa menjadi guru anak di rumah bukan perkara gampang. Jengkel dan frutasi karena ibu dan ayah juga punya pekerjaan sendiri work from home. Kekerasan terhadap anak tak terhindarkan.
 
Pondasi hubungan yang sehat antara orangtua dan anak sangatlah perlu dibentuk sejak dini. Pondasi yang sehat dan kuat ini akan sangat berguna terutama ketika orangtua harus menghadapi berbagai tantangan pengasuhan anak yang terjadi di masa pandemi covid 19 ini.
 
Banyak orangtua dan anak yang merasakan emosi negatif atau emosi yang tidak nyaman selama pandemi. Relasi suami-istri juga terpengaruh selama pandemi ini dengan munculnya masalah yang terkait dengan ekonomi, keuangan, dan pekerjaan orangtua. Ketika kondisi ini memengaruhi seorang anggota keluarga, maka akan memengaruhi interaksi antar anggota keluarga yang lain.

“Keluarga adalah satu kesatuan unit yang tidak bisa dipisahkan serta saling membutuhkan dukungan satu sama lain,” jelas Nadia Emanuella M.Psi, Psikolog, Founder and Managing Director Jakarta Child Development Center (JCDC) dalam keterangan pers di Jakarta, Selasa, 23 Juni 2020.
 
Jakarta Child Development Center (JCDC) merupakan pusat tumbuh kembang anak, pertama di Indonesia yang menggunakan pendekatan DIRFloortime. Dengan pendekatan DIR (Developmental, Individual-Differences & Relationship-based) Floortime, JCDC yakin bahwa semua anak berhak atas kesempatan untuk belajar dan berkembang dengan berbagai cara mengasah kelebihannya dan kemampuannya termasuk juga cara-cara untuk mengatasi kekurangannya.

 

JCDC merupakan mitra yang dapat diandalkan oleh orangtua ketika menghadapi tantangan dalam pengasuhan anak. JCDC mengintegrasikan berbagai ahli multidisiplin ilmu untuk saling bekerjasama membantu anak dan keluarganya. 
 
Imma Rachmani

 
 
 

 



Artikel Rekomendasi