5 Posisi Menyusui Nyaman untuk Bayi dan Bunda

 


Foto: Pixabay
 

Agar pemberian ASI bisa lancar butuh kerja sama dari Bunda dan si kecil. Posisi nyaman menyusui pun menjadi sangat penting agar bayi kenyang sementara ibu relaks. Berikut lima posisi nyaman untuk menyusui bayi yang bisa Anda praktikkan. Bonusnya: bonding di antara ibu menyusui dan bayi semakin meningkat!
 
Berbaring menyamping (side-lying hold)
Bunda dan bayi berbaring menyamping di permukaan datar saat menyusui. Idealnya perut bertemu perut, sementara Anda bisa menyangga kepala menggunakan bantal agar lebih nyaman. Posisi ini cocok untuk menyusui di tengah malam ketika si kecil terbangun dan kelaparan.
 
Duduk bersandar (laid-back breastfeeding)
Menyusui sambil duduk bersandar—dengan punggung disangga bantal—sementara posisi bayi berada pada perut atau bahu Bunda cocok bagi meraka yang menjalani persalinan sesar. Dilansir dari Whattoexpect.com, posisi menyusui yang disebut sebagai biological nursing ini juga bisa dipilih oleh Bunda yang memiliki payudara kecil serta bayi baru lahir yang memiliki perut supersensitif. Begitu bayi mulai menyusu, Anda tinggal duduk bersandar sambil menungguinya.


Ilustrasi: Babycentre.co.uk

 
Menimang satu tangan (cradle hold same arm)
Kepala bayi berada di lekukan tangan Bunda pada sisi payudara yang akan disusui, sementara lengan bawah menopang tubuh bayi sepenuhnya. Gunakan tangan yang bebas untuk mengarahkan puting ke mulut si kecil.
 
Posisi yang mirip adalah cradle hold opposite arm, yaitu menimang menggunakan tangan berkebalikan dari payudara, misalnya menyusui dari payudara kanan sementara menggunakan tangan kiri untuk menopang kepala maupun tubuh si kecil.
 
Memegang bola rugby (rugby ball hold)
Dikenal juga sebagai mengepit tas atau clutch hold, sesuai namanya bayi diposisikan di bawah ketiak ibu. Bagian kepala menghadap payudara sementara kaki menghadap ke arah belakang tubuh Bunda. Gunakan bantal untuk menyangga tubuh bayi dan sangga kepalanya menggunakan telapak tangan Bunda. Posisi ini cocok bagi ibu yang baru menjalani persalinan C-section karena menjauhkan luka dari tekanan, ibu menyusui dengan payudara besar, bayi prematur atau berat lahir kurang, serta bayi kembar.


 
ALICE LARASATI
 
 
Baca juga:
3 Trik Agar Lebih Semangat Memompa ASI di Kantor
Dukung Pekan ASI Sedunia Demi Kesehatan Bayi

 

 


Topic

#bahagiamenyusui



Artikel Rekomendasi