7 Kiat Mengatasi Mood Swing saat Hamil

 

Foto ilustrasi (Freepik)


Perubahan suasana hati atau dikenal dengan istilah mood swing, adalah bagian yang tak terpisahkan dari kehamilan. Saat mengalaminya, ibu hamil ingin semua orang memahami emosinya. Terutama pasangan atau suami. Jika merasa tidak dipahami, suasana hati ibu hamil bisa makin buruk, atau bahkan uring-uringan. 

Mood swing disebabkan oleh perubahan hormon pada perempuan hamil. Tak jarang, saat mengalami mood swing, ibu hamil pun merasa kewalahan dengan dirinya sendiri. Meski begitu, bukan berarti ibu hamil tidak bisa berusaha mengatasi mood swing yang ia alami. 

Berikut ini beberapa tip yang bisa ibu hamil lakukan untuk meringankan mood swing. 

Bersabar pada diri sendiri
Ibu hamil tidak perlu merasa buruk dengan diri sendiri. Sadari bahwa perubahan suasana hati yang Anda rasakan adalah pengaruh hormon, dan ini akan berlalu seiring waktu. 

Curhat pada pasangan
Anda mungkin mulai menangis atau ingin marah tanpa sebab. Biarkan pasangan Anda — dan anak-anak jika ada — mengetahuinya. Anda dapat meminta maaf sebelumnya, jika mereka melihat Anda dalam periode mood swing. 

Namun saat berbicara kepada anak, berhati-hatilah agar tidak terkesan Anda menyalahkan bayi dalam kandungan atas kondisi Anda. Sebagai gantinya, cukup jelaskan bahwa ibu tidak enak badan belakangan ini, tetapi semuanya baik-baik saja dan akan menjadi lebih baik.

Pilih informasi
Saat mengandung, Anda tentu ingin memahami segala sesuatu tentang kehamilan, melahirkan, dan bayi. Karenanya, Anda mengumpulkan sebanyak mungkin informasi baik dari buku maupun artikel di internet.

Namun, jika buku-buku kehamilan itu membuat Anda cemas, stop dulu membacanya. Temukan sesuatu yang lebih positif untuk dibaca atau bertanya kepada dokter Anda secara langsung selama pemeriksaan kehamilan Anda.

Bersiap untuk momen mual di pagi hari
Anda tentu tahu kapan tubuh Anda mengalami mual. Misalnya sering kali mual datang di pagi hari. Maka itu, Anda dapat bersiap-siap. Jika mual disebabkan oleh bau yang kuat, cobalah untuk membawa sesuatu yang harum atau minyak esensial. Mempersiapkan diri untuk sesuatu yang akan terjadi akan membantu Anda merasa lebih baik. 

Prioritaskan tidur
Pada trimester pertama, ibu hamil biasanya cenderung lelah meski sudah tidur berjam-jam lamanya. Sedangkan di trimester ketiga, biasanya ibu hamil kesulitan untuk merasa nyaman, dan itu menyebabkan kurang tidur. Tapi Anda tetap butuh tidur. Jika Anda kurang tidur dan merasa lelah, itu bisa memperparah mood swing. 

Mencari teman sesama ibu hamil
Berbicara dengan orang lain tentang perubahan suasana hati dan kekhawatiran Anda tentang kehamilan, bisa cukup membantu. Ada forum dan grup media sosial hanya untuk ibu hamil.  Anda mungkin dapat menemukan kelompok ibu hamil di lingkungan tempat tinggal. 

Coba yoga atau meditasi
Yoga dan meditasi dapat membantu mengurangi kecemasan dan meningkatkan perasaan sejahtera. Jika Anda memutuskan untuk mengambil kelas yoga, pastikan itu untuk wanita hamil. 

ALI

 



Artikel Rekomendasi