5 Cara Meredakan Masalah Mata Akibat Gadget

 


Penglihatan kabur, mata mudah kering dan merah yang disertai  nyeri kepala dan leher, adalah gejala  Computer Vision Syndrome.

Gejala lain computer vision syndrome adalah   mata lelah atau pegal, gatal dan merah. Gejala ini umumnya dialami oleh seseorang yang cendrung sering menatap layar komputer atau gadget dalam jangka waktu lama.

Penelitian menunjukkan bahwa antara 50% hingga 90% orang yang bekerja di depan layar komputer memiliki beberapa gejala gangguan kesehatan mata.

Dokter spesialis mata di Beverly Hills, CA, dr. Brian Boxer Wachler, MD,  juga mendukung pernyataan di atas lewat pengamatan pada banyak pasien yang mengaku sering mengalami mata lelah atau nyeri mata.

"Berjam-jam memusatkan perhatian tanpa istirahat biasanya merupakan penyebab utama yang memicu CVS (Computer Vision Syndrome )," katanya.

Bisa menyerang siapa saja termasuk anak-anak, gangguan kesehatan mata ini tentunya berisiko menghambat dan mengusik kenyamanan rutinitas harian Bunda dan si kecil. Bahayanya, bila dibiarkan saja kondisi ini bisa menyebabkan gangguan kesehatan mata yang lebih serius.

Untuk meredakan  CVS, Anda disarankan agar mengurangi durasi dalam menatap layar komputer dan mengistirahatkan mata selama 15 menit tiap 2 jam sekali. Berikut beberapa tip lainnya yang dapat membantu melindungi mata Anda dan si kecil dari Computer Vision Syndrome.

Atur ulang jarak layar komputer
Jika Anda sedang menonton film atau tayangan dari gadget, posisikan layar sekitar 72 cm dari mata Anda. Duduk terlalu dekat dengan layar digital dapat meningkatkan risiko mata lelah.

Tempatkan layar sedikit di bawah ketinggian mata, sekitar 12cm. Miringkan bagian atas layar ke belakang sekitar 10 hingga 20 derajat. Temukan posisi duduk yang nyaman saat menatap ke arah layar, agar Anda tidak perlu memiringkan leher ke atas atau ke bawah untuk melihat layar.

Anda juga dapat membuat teks dan gambar lebih terlihat dan lebih mudah dibaca dengan meningkatkan kontras, kecerahan, dan ukuran font pada pengaturan komputer.

Berkedip sesering mungkin
Salah satu penyebab mata menjadi kering dan iritasi adalah jika Anda tidak cukup berkedip. Mengedipkan mata dapat membantu mencegah mata menjadi kering dengan menyebarkan kelembapan dan lendir ke seluruh mata.

Menurut riset dari University of Iowa, seseorang berkedip sekitar 66 persen lebih sedikit saat menggunakan komputer. Jadi, jangan lupa untuk mengedipkan mata saat menggunakan komputer atau perangkat digital lainnya, serta mengistirahatkan mata secara berkala.

Kenakan kacamata yang tepat
Jika Bunda memutuskan untuk mengenakan kacamata, pastikan anda telah mengantongi resep yang benar. Penggunaan resep yang salah dapat membuat mata menjadi sulit fokus dengan tepat. Hal ini dapat meningkatkan risiko mata lelah dan sakit kepala.

Jika Bunda telah memiliki kacamata jarak jauh atau kacamata untuk membaca.  Anda bisa manambahkan pelindung radiasi layar pada lensa kacamata Anda.

 

Perbaiki postur tubuh Anda
Postur tubuh yang buruk dapat meningkatkan risiko CVS. Itulah mengapa penting untuk Anda mengubah postur tubuh saat bekerja, temukan posisi duduk yang baik saat bekerja di depan komputer. Bekerja sambil tiduran atau tengkurap memang terasa nyaman, tapi posisi ini berisiko  nyeri leher.

Berikut beberapa tip posisi duduk baik, yang bisa Anda coba di rumah:

Duduk tegak dengan telinga sejajar di atas bahu. Hindari membiarkan kepala dan leher Anda condong ke depan.

Jaga bahu Anda tetap rileks. Hindari membungkuk atau membungkuk ke depan.

Posisikan layar komputer Anda sedikit di bawah ketinggian mata. Pastikan Anda tidak perlu memiringkan kepala ke atas atau ke bawah atau mencondongkan tubuh ke depan untuk melihat layar dengan jelas.

Gunakan kursi dengan ketinggian yang pas. Posisikan kaki tetap rata di lantai, dengan lutut sejajar atau sedikit lebih tinggi dari pinggul.

Gunakan kursi dengan sandaran punggung yang baik. Cobalah untuk duduk kembali dan rasakan bahwa sandaran kursi menopang tulang punggung Anda.

Istirahatkan mata secara teratur
Salah satu faktor utama yang dapat memicu CVS adalah sering menatap ke arah layar digital secara terus menerus.

Lakukan metode 20-20-20, yaitu Lihatlah sesuatu yang berjarak 20 kaki, selama 20 detik, setiap 20 menit. Metode ini dapat membantu mata Anda fokus kembali setelah beristirahat.

Istirahat selama 15 menit setiap 2 jam sekali. Menjauhlah dari komputer dan fokus pada objek lain atau Anda bisa memejamkan mata, tapi jangan sampai ketiduran ya, Bun.

Lakukan tugas lain yang tidak berhubungan dengan layar komputer. Kebanyakan orang saat mengistirahatkan mata dari komputer, justru beralih ke layar ponsel. Nah, hal seperti ini harus dihindari ya. Anda harus benar-benar menjauhi layar perangkat elektronik apapun yang berbasis computer.

Baca juga:
Ini 3 penyakit dan kondisi mata yang umum pada anak
Gadget bikin fomo
Sudahkah anak aman berinternet? Ajarkan 3 tips dari google yuk!

Debbyani Nurinda

 

 



Artikel Rekomendasi

post4

Mengatasi Mata Lelah

Tanpa disadari, ibu yang bekerja dari rumah memiliki jam kerja lebih panjang. Menatap layar laptop seharian mengakibatkan mata penat. Atasi agar Anda dapat tidur nyenyak.... read more