Saat bayi menjejak usia 8 hingga 12 bulan, jenis permainan tambah beragam sesuai perkembangan bayi. Inilah sederet jenis permainan bayi usia 8-12 bulan.
Jenis Permainan
Membantu mengembangkan konsep ruang (spasial) bagi bayi, “dalam”, “luar” “di bawah”, “di atas”
Mendukung perkembangan motorik bayi
Membantu koordinasi mata dengan tangan
Menambah pembendaharaan kosa kata bayi
Mencari Mainan Tersembunyi
Memberi dampak positif bagi perkembangan emosi bayi
Memahami konsep hilang-timbul, sebab-akibat
Menstimulasi koordinasi mata-tangan-kaki, taktil dan keberadaan permanen suatu benda
Serunya saat mandi
Mengasah kepekaan indera peraba bayi
Membantu bereksplorasi dengan mainan aneka bentuk dan warna
Membantu mengembangkan konsep ruang
Memberikan pemahaman awal mengenai sifat benda
Menstimulasi koordinasi mata-tangan, motorik halus dan taktil
Membantu mengembangkan kemampuan berbahasa bayi
Membantu keinginan dalam mengeksplorasi suatu benda
Mengisi & Mengosongkan
Merangsang indera peraba bayi
Menstimulasi keterampilan motorik halus, koordinasi mata-tangan.
Mengasah pemahaman mengenai suatu benda
Menyusun Gelang Warna-warni
Mendukung keterampilan memasukkan benda
Menstimulasi motorik halus bayi
Mengasah kemampuan koordinasi mata-tangan
Membedakan warna serta bentuk
Mengasah kemampuan menyelesaikan masalah
Mengajarkan konsep ukuran dan urutan
Memberikan kesempatan untuk bereksplorasi bagi bayi
Mengasah kemampuan berbicara dan berbahasa
Membantu mengembangkan imajinasi
Mengasah motorik halus bayi
Melatih koordinasi mata-tangan bayi
Membantu memahami konsep ruang
Memberikan keyakinan pada dirinya
Menguatkan otot-otot kaki bayi
Merangsang perkembangan koordinasi mata-kaki, mata-tangan, dan motorik kasar
Belajar memfokuskan indera penglihatan, memperkirakan jarak
Mengembangkan pemahaman konsep ruang
Mengasah kecerdasan interpersonal
Belajar Mengendarai Mobil
Membantu stimulasi koordinasi mata-tangan-kaki
Melatih keseimbangan tubuh, motorik kasar dan otot-otot tubuh bagian bawah
Mengasah keterampilan mengendalikan suatu benda
Mendorong “Kereta”
Mengasah kemampuan berjalan tanpa bantuan orang lain
Menguatkan otot-otot tangan dan kaki
Mengembangkan kemampuan motorik kasar
Mengembangkan keseimbangan tubuh
Mengendalikan tenaga otot tubuh bagian bawah