Bermain Sekolah-Sekolahan

Bermain Sekolah-Sekolahan Ayahbunda.co.id
Image by : Dokumentasi Ayahbunda

Balita mengajak Anda bermain sekolah-sekolahan. Ikuti saja. Ia belajar bermacam hal dari bermain pura-pura ini. Linda Acredolo PhD, profesor psikologi dari Universitas Kalifornia di Davis (AS) mengatakan, permainan yang sepertinya terlihat sepele di mata orangtua ini justru besar artinya bagi balita, membuatnya lebih siap bersekolah

Dengan bermain sekolah, anak:

  • Belajar mengamati dan meniru kegiatan orang lain.
  • Mengasah kemampuan mengingat dan menganalis saat mengamati.
  • Mengasah kemampuan kognitif dalam berfantasi dan berimajinasi untuk meniru orang lain.
  • Mengasah kreatifitas.

Lakukan variasi permainan pura-pura ini agar balita semakin antusias, cobalah hal-hal berikut ini:

  1. Bermain boneka. Tak harus berbentuk orang, bisa binatang atau robot. Boneka ini sebagai objek bagi anak, bisa diajak ngobrol sehingga mengasah kemampuan komunikasinya. Caranya, biarkan balita menjejerkan boneka-bonekanya dalam posisi duduk, mulai obrolan dengan balita, misalnya jadikan boneka sebagai teman sekolah. Beri kesempatan balita berperan sebagai guru dan boneka sebagai muridnya.
  2. Bermain dengan alat sekolah. Posisi duduk tenang di kursi sambil melakukan aktivitas belajar di kelas. Melalui permainan ini, balita akan belajar berkonsentrasi. Caranya: Siapkan area di dalam rumah sebagai tempat balita bermain. Sediakan kursi dan meja kecil khusus untuk balita dengan warna menarik. Lakukan beberapa kegiatan seperti di sekolah, yakni menggambar, mewarnai, atau bermain puzzle.
  3. Bermain dengan kotak bekal. Gunakan kotak bekal sebagai salah satu variasi bermain sekolah-sekolahan. Pilih kotak yang menarik-bentuk, gambar dan warna untuk menambah kecerian balita. Caranya, gunakan kotak bekal sebagai pengganti piring makan siang balita. Ajak balita untuk duduk di meja kecilnya, biarkan ia menikmati menu makan siangnya di sana. Anda bisa memnita balita memasukkan ke dalan tas sekolahnya. Kemudian minta ia mengeluarkan dan menaruhnya di mejanya. Dudukkan salah satu boneka di kursi sebelahnya, agar balita merasa ditemani teman sekolahnya.
  4. Bermain dengan kostum sekolah. Melihat kakak atau anak tetangga mengenakan seragam saat berangkat sekolah, balita pun ingin melakukan permainan serupa. Caranya, setelah mandi, pakaikan balita baju menyerupai seragam sekolah, misalnya kaos putih bergambar dengan celana atau rok kotak-kotak. Untuk melengkapi seragam sekolahnya biarkan balita mengenakan sepatu. Anda bisa sekaligus mengajarkannya memakai sepatu.
  5. Bermain sekolah di kelas. Di balik permainan ini, Anda bisa mengajarkan balita berkonsentrasi dnegan cara: Sediakan kursi dan meja kecil khusus untuk anak dengan warna menarik, lalu ajak balita duduk di sana. Lakukan beberapa kegiatan seperti di sekolah, yaitu mewarnai dengan krayon, serta main bongkar pasang balok atau puzzle. 





Komentar

200 karakter tersedia

** Dengan meng-klik tombol "kirim" berarti kami telah menyetujui Privacy Policy & Disclaimer kami.
 
Kirim ke Teman
Nama
Email

Pesan
200 karakter tersedia
* Jika Anda telah login, maka email akan terkirim dengan nama Anda

>  5 Tanda Autistik   89177   
>  Dana Pribadi Ibu Bekerja   30206   
>  Mengasuh Anak Autis   21532   
>  Kriteria Pengasuh yang Baik   18139