HOME
Tumbuh kembang
Artikel
Tools
Berita Ayahbunda
Album Ayahbunda
Dari Ayahbunda
Bookmark
I
Daftar Baru
I
Lupa Password
I
Aktivasi
Close
Anda sudah terlogin dalam website Ayahbunda tetapi profile Anda belum diaktivasi. Silahkan
klik disini
untuk mengirimkan ulang email aktivasi.
Artikel
Berbagi Pengalaman
Bermain dan Permainan
Gizi dan Kesehatan
Keuangan
Psikologi
Resep
Tanya - Jawab
Tips
Travelling
Fashion
Terbaru !!!
Tools
Chart
Checklist
Ebook
Games
Jurnal
Materi Presentasi
Mewarnai Buncil
Alamat Penting
Kalkulator IMT
Jadwal Imunisasi
E-Card
Komunitas
Berita Ayahbunda
Album Ayahbunda
Member Ayahbunda
Acara & Lomba
Kalender Ayahbunda
Event
Interaktif
Lomba
Sayembara
Polling
Angket
Oh Ternyata!
Bayi Bulan
Tanya Ahli
Tanya Redaksi
Group Diskusi
Belanja
Buku
Majalah
Home
» Article
» Prakonsepsi
» Psikologi
Article
Prakonsepsi
|
Kehamilan
|
Kelahiran
|
Bayi
|
Balita
|
Keluarga
Psikologi
Bookmarking
Bookmark
Already Bookmarked
Kirim ke teman
Bersihkan Pikiran Agar Lekas Hamil
Kehamilan yang ditunggu tak kunjung tiba. Jangan bosan berusaha. Agar tak bosan, kembangkan sikap positif, optimis dan ciptakan suasana berbeda!
Belajar pasrah
. Dalam kasus-kasus infertilitas, pasangan yang terlalu menggebu
menginginkan kehamilan
justru malah sering menemui kegagalan. Ketika diteliti, mereka ini dilanda stres, tubuh istri menghasilkan hormon-hormon
stres
yang justru menghambat ovulasi. Komposisi hormon LH (
luteinizing hormone
) dan FSH (
follicle stimulating hormon
) menjadi tidak seimbang sehingga mengacaukan jadwal menstruasi. Akibatnya, sel telur pun luput terbuahi. Menghadapi kondisi seperti ini, sikap pasrah justru adalah sikap terbaik. Pasrah di sini bukan sikap putus asa lalu stop berusaha. “Dikasih syukur, tidak dikasih juga tidak apa-apa,” adalah kalimat negatif yang bermakna tidak mengijinkan diri untuk punya anak. Yang terbaik adalah tetap melakukan hubungan intim pada
masa subur
, menjalani hidup sehat dengan tidak merokok serta tidak minum minuman keras, mengonsumsi makanan bergizi, cukup istirahat serta rajin olahraga.
Tenangkan diri
. Meditasi atau zikir adalah bentuk latihan mengendalikan diri serta menghilangkan pikiran-pikiran negatif. Sikap tenang membantu Anda dan pasangan untuk bisa pasrah. Anda akan lebih bisa menerima keadaan meski kehamilan tidak kunjung terjadi.
Tidak menyalahkan.
Daripada saling menyalahkan, cobalah mencari sisi positif dari masalah ini. Cari solusi dengan berkonsultasi pada ahlinya, apa yang menyebabkan ketidaksuburan ini?
Bulan madu lagi.
Sangat dianjurkan. Asalkan, benar-benar bulan madu. Hindari memikirkan pekerjaan atau masalah keluarga lainnya, bahkan jangan didorong keinginan kuat untuk hamil. Singkat kata, jalani saja sambil bernostalgia saat-saat indah menjadi pengantin baru.
Coba posisi baru
.
Bila selama ini Anda berdua merasa nyaman dengan posisi hubungan intim yang itu-itu melulu, cobalah posisi baru. Atau cari lokasi lain untuk bercinta, di kamar mandi misalnya.
Pelarian yang benar.
Hindari pelarian yang salah: istri tak kunjung hamil, suami sibuk
clubbing
sambil minum minuman yang malah merendahkan mutu sperma. Sementara istri melarikan diri dengan sibuk belanja, larut dalam pekerjaan yang melelahkan dan sibuk wisata kuliner dengan makan sembarangan. Cari pelarian yang positif seperti: lebih menyayangi pasangan, banyak melakukan
outing
berdua pergi ke tempat-tempat pacaran dulu, belajar merajut atau menyulam, buat topi atau kaus kaki bayi.
Adopsi.
Tanpa anak bukan berarti cinta pasangan berkurang. Anak adalah pelengkap, tapi tidak semua orang bisa mendapatkannya. Bila Anda sudah berusaha tapi tetap tidak “diijinkan” hamil, tidak ada salahnya memberikan kasih sayang kepada anak adopsi.
Usaha Secara Medis
Kenali masa subur,
dan berhubungan intim pada masa ini
. Masa subur istri dengan siklus haid 28 hari, rata-rata terjadi di hari ke 11 -17 dihitung dari haid hari pertama.
Pelajari posisi.
Meski perlu variasi dalam berhubungan intim, posisi misionaris paling juara untuk mempermudah terjadinya kehamilan. Pria di atas memudahkan terjadinya kehamilan pada wanita yang posisi rahimnya menghadap ke depan, karena setelah terjadi ejakulasi, sperma lebih mudah merendam mulut rahim. Posisi ini memungkinkan terjadinya kehamilan sekitar 65% pada wanita dengan rahim menghadap ke depan dan 35% wanita dengan rahim menghadap ke belakang (
retro
). Untuk wanita yang memiliki rahim menghadap ke belakang, dianjurkan segera bersujud (
nungging
) selah berhubungan intim.
Orgasme
penting karena pada beberapa penelitan menunjukkan, saat orgasme, terutama pada masa subur, sel telur cepat matang dan cepat keluar.
Dua hari sekali sperma diproduksi.
Berhubungan intim amat baik dilakukan setiap 2 hari sekali karena di hari kedua itu kualitas sperma sedang bagus-bagusnya. Jadi kalau dihitung sesuai masa subur, saat berhubungan intim baik dilakukan di hari ke-11, hari ke-13, hari ke 15, hari ke-17.
Baca juga:
15 Ide “Gila” Hangatkan Cinta
Olahraga Penunjang Kesuburan
Menyuburkan Secara Alami
Komentar
Sedang mengambil data ...
Input komentar
200 karakter tersedia
Sedang mengirim komentar ...
* Dengan mengklik tombol "kirim" diatas berarti anda telah menyetujui
Privacy Policy & Disclaimer
kami.
Kirim ke Teman
Nama
Email
Tambah Email
Pesan
200 karakter tersedia
Sedang mengirim email ...
* Jika Anda telah login, maka email akan terkirim dengan nama Anda
Angket Ayahbunda
Angket Ayahbunda 2012
Tanpa Alergi Si Kecil Tumbuh Optimal
» more