Anak Obesitas? Ajak Aktif Bergerak!

 

Anak gemuk memang lucu dan menggemaskan. Tak heran bila banyak orang tua menginginkan anak-anaknva gemuk. Padahal, badan gemuk belum tentu sehat!
 
Yang ideal, memang mengupayakan berat badan anak tetap normal. Kegemukan atau obesitas adalah keadaan berat badan melebihi ukuran normal, yaitu lebih dari 20%. Berat badan disebut normal jika masih dalam ukuran 90 -110% dari berat normal. Misalnya saja, berat badan normal anak usia satu tahun adalah 9 kg. Badan anak tersebut masih dianggap normal bila beratnya 7,5 - 11 kg. ladi anak disebut obesitas jika pada usia setahun beratnya lebih dari 13kg.

Agar anak aktif. Kini semakin banyak anak yang jarang melakukan aktivitas fisik. Mereka lebih tertarik menonton kartun atau main game komputer. Salah satu sebabnya karena lingkungan yang kurang mendukung anak untuk aktif. Semisal, orang tua membatasi gerak aktif anak di rumah. Umumnya anak yang kurang aktif di rumah, juga kurang aktif di luar seperti di sekolah. Mereka juga cenderung tidak berperan pula dalam aktivitas fisik seperti olahraga berenang, sepak bola atau lainnya. Padahal, aktivitas fisik diperlukan bagi anak obesitas agar secara bertahap berat badan mereka turun, serta tubuhnya lebih sehat dan bugar.

Untuk membantu mengaktifkan anak obesitas, bisa diawali dengan membatasi menonton TV. Semisal dibatasi menonton TV menjadi tak lebih dari 1 jam. Sekalipun masih anakanak, mereka juga perlu beraktivitas ringan sampai sedang, selama 1 jam setiap hari. Jalan kaki sejauh satu kilometer, misalnya, dilakukan cepat atau lambat akan membakar sejumlah kalori yang sama. Memang jalan kaki dengan kecepatan lambat memerlukan waktu yang lebih lama. Tetapi, yang lebih dipentingkan di sini adalah perubahan kalori totalnya, bukan intensitas aktivitasnya.

Selain itu, olahraga sepak bola, softball atau bola basket sangat baik untuk mengolah tubuh anak yang kelebihan berat badan. Orang tua juga dapat membantu membuat lingkungannya jadi lebih aktif bergerak, misalnya dengan mengajak anak-anak bersepeda atau jalan kaki. Akan lebih baik lagi, orang tua ikut serta menemani atau bahkan mengikuti olahraga bersama-sama.
 
Gerak fisik pada anak juga perlu diterapkan dalam aktivitas sehari-hari. Misalnya, biasakan jalan kaki ke sekolah, mengendarai sepeda ke rumah temannya, serta naik tangga sebagai pengganti eskalator.


Dengan berbagai upaya tersebut harapan anak sehat dengan berat badan yang ideal bisa terwujud.


 



Artikel Rekomendasi