8 List Makanan yang Wajib Dihindari Ibu Hamil

 


Selama menjalani 9 bulan kehamilan yang menakjubkan Bunda diharuskan untuk mengonsumsi makanan super yang dapat menunjang kesehatan dan perkembangan janin. Sayangnya, bersama daftar makanan super ini Bunda juga akan menerima list makanan dan minuman yang pantang dikonsumsi selama kehamilan.

Jangan kaget bila banyak diantaranya adalah makanan favorit Anda, catat ya, Bun, berikut 8 list makanan dan minuman yang wajib dihindari selama kehamilan.

Ikan dengan kandungan merkuri tinggi
Merkuri adalah senyawa beracun yang berbahaya bagi tubuh. Dalam jumlah tinggi, merkuri bisa menjadi racun bagi sistem saraf, sistem kekebalan, dan ginjal. Sering mengonsumsi merkuri juga dapat menyebabkan masalah pada perkembangan anak.
Ikan dengan kandungan merkuri tinggi meliputi, ikan hiu, ikan todak, makarel, dan ikan tuna.

Tenang, Bun, tidak semua ikan memiliki kandungan merkuri tinggi. Anda disarankan untuk mengonsumsi ikan dengan kandungan asam lemak omega-3 tinggi seperti ikan kembung, salmon dan ikan teri. Bunda juga boleh mengonsumsi  ikan kod dan ikan nila yang memiliki kandungan merkuri rendah.

Ikan dan daging setengan matang atau mentah
Kabar buruk bagi para penggemar sajian sushi. Jika Bunda salah satunya, maka sajian ini terpaksa masuk dalam list makanan yang pantang untuk dimakan selama 9 bulan kedepan.

Ikan dan daging mentah dapat memicu infeksi virus, bakteri, dan parasit, seperti norovirus, Vibrio, Salmonella, dan Listeria. Infeksi-infeksi ini dapat menyebabkan dehidrasi dan tubuh menjadi lemah.

Sering kali tidak menunjukkan gejala, bakteri Listeria dapat ditularkan ke janin melalui plasenta. Bakteri ini dapat ditemukan di tanah dan air atau tanaman yang terkontaminasi. Ikan dan daging mentah dapat terinfeksi selama pemrosesan.

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) infeksi yang disebabkan oleh bakteri Listeria wajib diwaspadai Ibu hamil karena dapat menyebabkan kelahiran prematur, keguguran, hingga masalah kesehatan serius lainnya.

Telur mentah
Telur mentah dapat terkontaminasi bakteri Salmonella. Gejala infeksi salmonella diantaranya, demam, mual, muntah, kram perut, dan diare. Meskipun jarang terjadi, pada Ibu hamil infeksi salmonella juga dapat menyebabkan kram di rahim, yang menyebabkan kelahiran prematur.

Jeroan
Organ dalam dari hewan ini memang sumber banyak nutrisi seperti, zat besi, vitamin B12, vitamin A, seng, selenium, dan tembaga. Namun bagi Ibu hamil, porsi menu jeroan harus dibatasi, terutama dalam trimester pertama kehamilan. Kelebihan vitamin A yang berasal dari hewan berisiko menyebabkan kelainan bawaan dan keguguran.

 

Kafein
Sulit rasanya untuk memulai hari tanpa secangkir kopi atau teh. Kedua minuman ini dipercaya menjadi rahasia banyak orang dalam meningkatkan suasana hati. Namun sayangnya, minuma primadona ini harus masuk ke dalam list minuman yang pantang dikonsumsi selama masa kehamilan.

Kafein diserap dengan sangat cepat dan mudah masuk ke dalam plasenta. Karena bayi dan plasentanya tidak memiliki enzim utama yang diperlukan untuk memetabolisme kafein, kadar kafein yang tinggi dapat meningkat begitu saja.

Ibu hamil disarankan untuk membatasi asupan kafein hingga kurang dari 2 gram (2 sendok teh) per hari. Dikarenakan asupan kafein tinggi selama masa kehamilan dapat membatasi pertumbuhan janin dan meningkatkan risiko berat badan lahir rendah saat dilahirkan.

Kecambah mentah
Lobak dan tauge termasuk dalam keluarga kecambah yang rentan terkontaminasi Salmonella. Lingkungan lembap yang dibutuhkan benih untuk mulai bertunas sangat ideal untuk menjadi tempat berkembangnya bakteri Salmonella. Kecambah akan lebih aman untuk dikonsumsi Ibu hamil setelah dimasak.

Susu, keju dan jus buah yang tidak dipasteurisasi
Susu mentah, keju dan jus buah yang tidak dipasteurisasi mengandung berbagai bakteri berbahaya, termasuk Listeria, Salmonella, E. coli, dan Campylobacter.

Semua infeksi ini bisa membahayakan keselamatan janin Bunda, karena dapat muncul secara alami atau disebabkan oleh kontaminasi selama pengumpulan atau penyimpanan. Pasteurisasi adalah cara paling efektif untuk membunuh bakteri berbahaya, tanpa mengubah nilai gizi produk.

Alkohol
Bahkan sejak masih merencanakan kehamilan, alkolol adalah minuman yang pantang untuk dikonsumsi karena dapat meningkatkan risiko keguguran dan lahir mati. Tidak ada toleransi untuk minuman ini ya, Bun, meskipun dalam jumlah sedikit alkohol memberikan dampak negatif bagi perkembangan janin.

Baca juga:

5 pilihan camilan sehat untuk ibu hamil
10 hal wajib bunda tahu di kehamilan pertama
Semua tentang asam folat, pahlawan ibu hamil dan bayi


Debbyani Nurinda

 



Artikel Rekomendasi

post4

5 Mitos Kehamilan di Korea

Sebagian besar negara ternyata memiliki kepercayaan tersendiri, berkaitan dengan kehamilan. Boleh percaya, boleh tidak. Berikut 5 mitos kehamilan di negeri ginseng.... read more