//} ?>

Risiko Prematur Karena Leher Rahim Pendek

 

Tanya: Istri saya hamil 6 bulan. Jarak leher rahimnya terlalu pendek sehingga rawan bagi bayi dan berisiko lahir prematur. Beberapa hari lalu istri dioperasi pemasangan serokat untuk menahan kelahiran dini, dan akan dilepas 2 minggu sebelum bersalin. Apakah ia bisa bersalin normal? Pada kehamilan berikutnya, perlukah proses yang sama?

Jawab: Istri Anda mengalami inkompetensia serviks (kelemahan serviks), yaitu mulut rahim memendek dan mudah terbuka akibat tekanan kepala janin. Hal ini bisa memicu terjadinya keguguran atau persalinan prematur. Penyebabnya antara lain faktor genetik (bawaan dari lahir), riwayat operasi pada serviks, kerusakan atau trauma saat persalinan sebelumnya, juga trauma karena kuretase/aborsi.

Diagnosis dilakukan melalui pemeriksaan dan USG (ultrasonografi) serviks pada kehamilan trimester kedua, dan dipasang cerclage (penjahitan pada serviks untuk menutup sementara) pada usia kehamilan 14-16 minggu. Serokat (salah satu teknik cerclage) akan dilepas kira-kira 2 minggu sebelum persalinan (minggu ke-36 sampai ke-38). Persalinan dapat dilakukan secara normal selama tidak ada indikasi yang menghalangi janin lahir dan panggul ibu proporsional. Untuk kehamilan berikutnya, kemungkinan prosedur cerclage dilakukan kembali, dengan evaluasi sebelumnya, perlu atau tidak dilakukan pada usia kehamilan 14-16 minggu.

 



Artikel Rekomendasi