Berbagai Pilihan Gentle Birth

 

Mau mencoba metode persalinan gentle birth? Ada beberapa pilihannya yang bisa Anda pilih sesuai keinginan Anda. Ada keuntungan dan kendalanya yang perlu Anda pelajari terlebih dahulu.

Home birth/melahirkan di rumah. Tentunya bisa melahirkan di lingkungan dan suasana yang familiar dan nyaman akan sangat menyenangkan. Dalam proses melahirkan, Anda bisa didampingi tenaga medis atau tanpa didampingi tenaga  medis –hanya ditemani pasangan, sahabat atau anggota keluarga yang memberi dukungan moral untuk menciptakan rasa aman, nyaman dan bahagia.

Namun, di Indonesia cara ini kurang dianjurkan mengingat standar persyaratan higienis dan penunjang lainnya belum terjamin benar. Batalkan rencana ini bila terjadi komplikasi pada kehamilan atau pada saat persalinan. Anda perlu segera ditransfer ke rumah sakit bersalin karena dibutuhkan penanganan yang lebih rumit dan dengan sarana medis yang lengkap.   

Silence Birth. Tak ada aba-aba “Dorong! Dorong lagi!” untuk menyemangati ibu mengejan pada persalinan dengan cara ini. Metode yang dikembangkan oleh Ron L. Hubbard dari aliran Scientology ini menghindari suara, baik oleh ibu yang  melahirkan maupun tenaga medis dan pendamping, sehingga tercipta suasana tenang, hening, damai, serta penuh cinta dan kebahagiaan. Suasana seperti itu menunjang ibu mampu menggunakan alam bawah sadarnya untuk menjalani persalinan serta mengalihkan persepsi rasa sakit dalam pikirannya. Batalkan rencana ini bila terjadi komplikasi pada kehamilan atau pada saat persalinan.  

Hypno Birthing. Sebelum proses persalinan –bahkan selama kehamilan– ibu melakukan self hypnosis untuk mencapai kondisi relaksasi yang dalam (meditatif) dan membebaskan diri dari rasa takut melalui latihan pernapasan. Dalam kondisi ini, tubuh akan memproduksi senyawa pereda rasa sakit alami yaitu hormon endorfin. Rasa sakit selama proses persalinan akan teralihkan dan minimal, atau hingga tak terasa. Dalam prosesnya ibu juga disemangati untuk melakukan visualisasi positif bahwa melahirkan itu lembut, bebas dari rasa takut, dan mudah. Batalkan rencana ini bila terjadi komplikasi medis pada ibu dan janin, bayi dalam kondisi tak normal atau bila bibir rahim tak cukup lebar.

Water Birth. Rasa sakit pada saat persalinan dikurangi dengan menggunakan sarana berupa air hangat. Ibu dibiarkan bebas mengatur sendiri posisi yang paling nyaman. Sebaiknya, ibu masuk ke dalam air setelah mencapai pembukaan 6, karena masuk ke dalam kolam atau bak mandi terlalu awal malah akan memperlama proses melahirkan karena air hangat membuat tubuh menjadi relaks.

Sebelum masuk air, ibu harus minum banyak air putih karena berendam dalam air hangat dapat menyebabkan dehidrasi dan menurunkan level energi. Dehidrasi menghambat otot-otot tubuh bergerak efisien dan menyebabkan lelah. Batalkan rencana ini bila mekonium (pup pertama bayi) keluar ketika air ketuban pecah atau bayi Anda mengalami komplikasi, bila terjadi perdarahan pada ibu, terjadi keterlambatan pada pembukaan satu-dua atau bila kepala bayi tidak berada di bawah di jalan lahir.

Tertarik untuk mencoba? Ketahui dulu syarat-syarat kondisi kesehatan dan kehamilan calon ibu di sini.

 



Artikel Rekomendasi