Beli Kebutuhan Bayi, Yuk

Beli Kebutuhan Bayi, Yuk Ayahbunda.co.id
Image by : Dokumentasi Ayahbunda
Beragamnya keperluan bayi yang dijajakan ditoko-toko dengan beragam harga dan bentuk, terkadang membuat kita bingung memilihnya. Sebenarnya, semua itu tidak harus Anda beli, lho!

Pakaian dan keperluan dasar bayi memaang harus kita penuhi. Tapi bukan berarti harus membeli! Anda bisa membuat sendiri atau memperolehnya dari keluarga yang sudah tidak membutuhkan. Jika masih kurang, Anda bisa membelinya dan tidak harus mahal.

Anda perlu membuat daftar kebutuhan bayi selagi bayi masih di dalam kandungan yang usianya 24 minggu. Karena kebutuhan bayi tidak bisa dipersiapkan secara grusa-grusu agar tidak ada kebutuhan yang terlewatkan. Begitu bayi Anda lahir dan dibawa pulang ke rumah, semuanya sudah beres.

Kamar bayi. Minggu-minggu pertama bayi di rumah, bisa Anda tidurkan  di tempat tidur Anda agar kebutuhan minum ASI atau buang air gampang ditangani. Tapi tak lama kemudian, bayi Anda sudah bisa ditempatkan di kamarnya sendiri. Jika tidak, siapkan tempat tidur sendiri yang masih satu ruangan dengan kamar Anda.

Jika bayi tidur di kamar sendiri, Anda bisa mendekorasi dengan cat tembok yang berwarna halus. Bisa pula menempelkan kertas dinding dan melengkapi perabotan yang khusus dirancang buat anak. Tempat tidur ayun memang banyak digemari para ibu karena mempermudah bayi untuk tidur. Tapi, idealnya hanya tiga bulan. Tak lama kemudian, bayi butuh ranjang yang lebih lapang.

Siapkan beberapa sprei dan selimut karena sprei bayi kerap basah. Bayi biasanya senang tidur tengkurap. Karenanya tidak perlu bantal karena justru bisa menutup muka bayi Anda dan membuatnya sulit bernafas. Sebelum tulang belakang dan leher menjadi kuat saat menginjak usia setahun, biarkan saja bayi Anda tidur secara mendatar.
 
Sediakan pula perlak untuk mengganti popok dan mengeringkan bayi Anda. Dekat bayi Anda, sediakan tempat untuk meletakkan popok, krim dan bedak bayi. Lemari khusus pakaian bayi yang banyak laci dan kantung akan memudahkan Anda menyimpannya. Tapi itu tidak harus. Anda bisa saja memakai peti atau kotak sebagai tempat penyimpan baju bayi dan keperluan lain.

Mainan yang bisa berputar saat tertiup angin, akan menghibur bayi Anda jika digantung di atas tempat tidurnya. Pemutar musik pengantar tidur atau lagu lain akan membantu bayi Anda tidur. Matikan lampu utama dan nyalakan lampu yang tidak terlalu terang saat bayi Anda tidur yang cukup untuk Anda melihat dan mengganti popoknya. Jika lampu terlalu terang, justru bisa membangunkan bayi yang mengantuk.

Pakaian bayi. Baju bayi memang makin trendi dan berwarna-warni. Pakaian berbahan elastis sangat ideal bagi bayi yang baru lahir. Pakaian jenis ini membuat bayi Anda tetap hangat dan rapi.

Jika cuaca dingin, pakaikan sweater atau jaket kecil. Jangan lupa dengan sarung tangan, kaus kaki dan topi untuk melindungi dari angin dan cuaca dingin. Namun, senjata utama Anda tetap popok, baik yang terbuat dari bahan biasa atau sekali pakai. Popok sekali pakai makin digemari karena kepraktisannya. Namun jika bayi Anda memakai popok kain khususnya dimalam hari, pastikan Anda rendam dulu di cairan pensuci hama sebelum dicuci dengan bahan pencuci yang tidak memicu iritasi pada kulit.

Bepergian bersama bayi. Kereta dorong yang bisa diubah ke posisi tidur memang praktis saat mengajak si kecil bepergian. Bekali dengan kasur kecil di dalamnya agar si kecil nyaman saat di kebun maupun rumah.

Jika dirasa masih repot, Anda bisa mengajak bayi Anda dengan gendongan yang menghadap dada sang ibu. Cara ini memang praktis dan bayi merasa hangat dipelukan ibu.



Komentar

200 karakter tersedia

** Dengan meng-klik tombol "kirim" berarti kami telah menyetujui Privacy Policy & Disclaimer kami.
 
Kirim ke Teman
Nama
Email

Pesan
200 karakter tersedia
* Jika Anda telah login, maka email akan terkirim dengan nama Anda

>  Seni Memberi Nama Anak   37792   
>  Buang Stres Saat Hamil!   24082   
>   Penularan AIDS Pada Bayi   20426   
>  2 Jenis Senyum Bayi   17371   
>  Balita Hobi Tampil   10983   

 
 border=
Susu Kehamilan
Apakah Anda mengonsumsi susu khusus ibu hamil, sebelum hamil?
Ya
Tidak